Wanita Sholihah dalam Rumah Tangganya

Seorang wanita yang sudah menikah, dituntut sholihah dalam rumah tangganya. Mengapa begitu? Bagaimana wanita sholihah dalam rumah tangganya? Seperti apa?

Pada zaman modern seperti sekarang ini, mencari seorang wanita sholihah sejati sangatlah sulit. Namun walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa diantara kita masih ada yang namanya wanita sholihah. Dan menjadi wanita sholihah dalam rumah tangga adalah suatu keharusan. Karena dalam rumah tangga yang sakinah itu tidak lepas dari seorang istri sebagai garda keluarga. Dan istri seperti itu dibangun dari seorang wanita sholihah.
Artinya seorang wanita sholihah adalah mutiara atau permata dalam rumahku surgaku (baiti jannati). Amanah yang ditanggungnya atas anak dan keluarganya amatlah berat namun berhadiah surge yang dijanjikan Allah. Letak kesholihan keluarga dimulai dari istri yang sholihah sebagai penjaga dan suami yang sholeh sebagai imamnya yang akan berkolaborasi. Menghasilkan generasi qurani dan qurrota ‘ayyun.

Bagaimana wanita sholihah dalam rumah tangganya? Yang bisa menjadi penyejuk dalam rumah tangganya:

1. Saat melihat suami pulang dengan wajah kusam. Jangan tanya ini tanya itu, jangan ucapkan ‘kenapa’, ‘ada apa’, ‘punya masalah apa’.Mengertilah, solusi bagi seorang lelaki hanyalah menyendiri. Cukup sediakan teh manis dan tersenyum, atau selimut hangat agar dia bisa tenang. (Dan begitu pun lelaki yang kelak menjadi suami, pahamilah bahwa seorang perempuan justru sebaliknya. Setiap ada masalah hanya ingin didengarkan, setialah untuk mendengar jangan sampai istri mencari pendengar diluar karena suami tidak mau mendengar keluh kesahnya)

2. Laki-laki itu tidak seperti wanita yang bisa melakukan pekerjaan dalam satu waktu (multi tasking). Kalau meminta tolong satu-satu jangan sekaligus wahai wanita sholihah, karena laki-laki butuh fokus (Begitu juga suami, memahami bahwa pekerjaan seorang istri itu banyak, jangan mudah marah melihat ada yang belum rapih. Barangkali istrimu lelah seharian mengurus rumah dan anak-anakmu. Suami dan istri yang sholihah itu bisa saling mengerti dan bekerjasama)

3. Wanita sholihah dalam rumah tangganya, tidak akan membandingkan suaminya dengan laki-laki lain, karena itu akan menghancurkan harga diri suami dan menimbulkan konflik rumah tangga. Berilah motivasi sebagai semangatnya. Bersabar atas rizkinya.

4. Wanita sholihah itu menjaga kehormatannya saat suami tidak ada dirumah. Jangan pernah sedetikpun meninggalkan rumah tanpa seijin suami. Namun wahai suami janganlah melarang istrimu jika hendak mengunjungi ibu dan ayahnya. Berpuluh-puluh tahun mereka merawat dirinya, dan belum sempat membalas budi, ia telah memilih dirimu yang hanya orang asing untuk menyerahkan segala bakti dan setia berjuang bersamamu. Dan alangkah lebih baik jika pergi bersama-sama baik ke orangtua suami atau istri.

Itu hanya beberapa hal yang harus dilakukan wanita sholihah dalam rumahtangganya. Yang bisa saya ambil dari berbagai sumber internet dan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat ya

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply