Tulisan Lebih Menyentuh Hati

Sebagian besar orang saat ditanya lebih suka nonton atau baca akan menjawab nonton, tapi kalau pertanyaan itu diajukan kepada saya, maka dengan yakin saya memilih membaca sebagai pilihan. Berawal dari hobby membaca akhirnya saya memiliki keinginan untuk menulis dan menghasilkan sebuah karya.
Bagi saya pesan yang disampaikan lewat tulisan lebih menyentuh perasaan daripada lewat tayangan-tayangan film. Hal ini saya rasakan setelah mencoba keduanya, membaca dan menonton. Saat membaca novel Negeri Lima Menara saya begitu merasakan semangat yang tinggi dari 5 pemuda yang punya impian masing dimasa depan. Begitu juga saat membaca novel Ayat-ayat Cinta, saya seolah turut merasakan apa yang dirasakan oleh seorang istri yang harus rela menikahkan suaminya dengan wanita lain. Ada perasaan haru, semangat, sedih bahkan menteskan airmata saat membaca tulisan-tulisan dalam novel tersebut. Akan tetapi hal itu tidak saya alami saat menonton film dari cerita yang sama.
Dari pengalaman itu, saya merasa bahwa pesan yang disampaikan lewat rangkaian kata-kata diatas kertas lebih menyentuh hati

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply