Tuhan itu Maha Menggerakkan Hati

Tuhan itu Maha Menggerakkan Hati

Suatu saat saya berkunjung ke sebuah pusat perbelanjaan berniat menuju ke Toko Buku ternama itu hanya berniat membeli buku, ya hanya sekedar membeli buku, tapi apa hendak dikata, sebelum sampai di toko yang dimaksud saya malah masuk ke toko pakaian, niatnya lihat-lihat dan akhirnya membeli beberapa helai baju.. Aduh, mengapa jadi beli baju, “gumanku dalam hati”. Ya sudahlah aku lalu menuju ke toko buku yang dimaksud dari awal. Ya, beli bukunya tetap. Hmm, yang tak habis pikir apa yang membuat saya jadi mampir ke toko pakaian itu yaa.. Nah, apakah anda pernah mengalami hal yang sama. Saya seyakin-yakinnya anda pernah mengalami.

Saya merenungi kejadian tersebut, teringat pernah ikut sebuah materi training tentang bagaimana berjualan, intinya kalau mau laku, ya minta-nya ke Allah. Karena Dia-lah yang menggerakkan setiap hati untuk membeli. Hmm, seperti teori jualan dengan skill hebat langsung tak berguna, “kalau Tuhan sudah ikut campur apa daya kita?” Itu maksudnya

Bagi saya dan mungkin banyak orang yang berjualan atau punya niat apapun, ya niatnya libatkan Allah dalam setiap kegiatan, kalau sudah minta biar Allah yang menuntaskan.

Sebuah pemahaman yang sederhana sebenarnya, tapi yang sederhana itulah yang manusia dihinggapi rasa malas. Bahkan malasnya kebangetan.

Jadi saatnya kalau kita percaya kepada Allah, apa kita masih sangsi? Bergeraklah maka Allah juga ikut menggerakkan segala sesuatu.

Pada akhirnya manusia itu tiada daya dan upaya, itu pedomannya.

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply