Tugas dan Peran Ayah dalam Keluarga

Seorang pria adalah pemimpin bagi keluarganya dan kelak ia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya (HR Bukhari: 2278)

 

Tugas seorang ayah adalah memimpin dan mendidik seluruh anggota keluarganya, tidak hanya terbatas pada mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan materi dari keluarganya.

 

Jadi pendidikan anak adalah tanggungjawab bersama dari ayah dan ibu.

 

Suami istri adalah tim yang berpasangan untuk saling bekerja sama mengasuh, membimbing dan mengembangkan anak-anak yang hadir dalam keluarga tersebut. Tidak ada garis pembagian yang kaku bahwa ayah hanya pencari nafkah sedangkan pendidikan anak mutlak tugas istri.

 

Ibu adalah sekolah anak yang pertama. Dari sosok ibu lah, pertama kali anak belajar tentang dunianya. Mengerti tentang dirinya dan juga tugas-tugas dasar seorang manusia. Namun ayah adalah tempat anak belajar tentang sosok pemimpin dan tanggungjawab.

 

Seringkali yang terjadi adalah, ayah menyadari tentang tanggungjawabnya tersebut namun dengan dalih khawatir terhadap kesejahteraan keluarga, sehingga ayah seringkali melalaikan dan mengabaikan tugasnya dalam pendidikan anak. Akhirnya banyak kejadian anak-anak yang mengalami kondisi kehilangan sosok ayah. Atau mungkin ayah ada di sisi mereka namun menjadi sosok ayah yang “bisu”. Anak-anak kesulitan berinteraksi dengan ayah mereka sendiri. Bagi mereka, ayah ibarat seorang raja yang sulit ditemui dan diminta waktunya. Ketika mereka memperoleh kebersamaan dengan ayahnya, itu pun ibarat mencuri sedikit waktu ayahnya. Sungguh malang, sang pemilik waktu justru kesulitan memperoleh hak miliknya hingga harus menghiba atau pun mencurinya. Berarti orang tua telah menjadi orang tua yang durhaka.

 

Bagi setiap ayah, perlu kembali diingat bahwa amanah terbesar setelah menikah adalah menjadi pemimpin keluarga. Mencari nafkah adalah salah satu tugas dari seorang pemimpin. Jangan sampai kekhawatiran akan nafkah membuat ayah mengabaikan pendidikan anak yang kelak justru akan mendatangkan permasalahan yang jauh lebih besar dan berat daripada masalah kekurangan harta.

 

Ayah jangan sampai kehilangan kesempatannya, yaitu masa-masa ketika anak masih dalam pelukan. Karena akan tiba masanya, ketika anak tak lagi mau mendengar perkataan ayah. Ibarat burung, anak kelak akan mengepakkan sayapnya dan keluar dari sarang induknya lalu membangun sarang yang baru. Ibarat anak panah, ayah dan ibu adalah busur, dan anak adalah anak panahnya. Tugas busur adalah melesatkan anak panah tepat ke sasarannya. Anak-anak datangnya dari surga, dan tujuan kembalinya adalah surga. Tugas seorang ayah dan ibu adalah menjaga fitrah anak. Ayah dan ibu yang sukses adalah yang mampu mengantarkan anak-anak ke pintu gerbang surgaNya.

 

Seperti apakah peran seorang ayah terhadap perkembangan anak-anaknya?

  1. Sikap ayah dalam keluarga akan mempengaruhi fisik, akal, rasa dan ruhiyah anak. Ayah adalah contoh anak dalam beribadah dan berinteraksi dengan anggota keluarga. Ayah adalah tempat anak bertanya, teman bermain anak, pelatih anak dan yang terutama adalah pelindung anak.
  2. Sikap dan interaksi ayah di lingkungan menjadi rujukan utama bagi anak untuk membangun persepsi yang benar tentang dunia luar. Bagaimana agar anak mampu berinteraksi dengan baik, terbuka namun tetap memiliki prinsip dan identitas diri, menjadi tugas ayah sebagai seorang pemimpin dan teladan dalam keluarga.

 

Berkaitan dengan tugas ayah tersebut, peran istri sebagai ibu yang dapat mendukung ayah dalam menjalankan tugasnya adalah :

  1. Menjadi seorang istri yang selalu bersyukur atas setiap anugrah Allah
  2. Hormati suami dan membantu suami menghadapi tuntutan yang tidak perlu dari keluarga besar.

 

Ketika suami merasa mendapatkan kenyamanan dan dukungan dari istri, dia akan merasa tenang dan percaya diri, tidak menggebu-gebu dan menjadi terarah. Anak-anak memperoleh lingkungan yang sehat bagi jiwa raganya, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan tangguh yang kelak menjadi orang yang sukses.

 

Di balik anak-anak yang sukses, terdapat ayah dan ibu yang hebat, tangguh dan taat kepada Allah Swt.

 

Evy Mustikasari

KMO7

 

 

Rate this article!
Tags: