Tips Mengatasi Morning Sickness Saat Hamil

Morning sickness biasanya terjadi di awal kehamilan.  Morning sickness ini  terjadi karena adanya perubahan hormon saat kehamilan. Selama kehamilan produksi hormon estrogen dan progesteron meningkat sehingga mempengaruhi fungsi neuron serta fungsi alat tubuh lainnya. Kondisi mual dan muntah yang dialami ibu hamil tidak hanya terjadi pada pagi hari, ibu hamil juga dapat mengalami morning sickness  pada siang, malam, bahkan sepanjang hari.

Penyebab lain terjadinya morning sickness adalah meningkatnya kemampuan indera penciuman wanita hamil secara signifikan. Oleh karena itulah ibu hamil lebih sensitif terhadap bau dan kondisi ini yang memicu rasa mual. Seiring pertambahan usia janin, gejala morning sickness dapat membaik. Namun, ada juga wanita dengan morning sickness yang lebih lama atau lebih parah. Sebagian wanita dapat mengalami morning sickness yang lebih lama dari tiga bulan. Dan, walaupun jarang, ada yang mengalaminya hingga usia kehamilan lebih dari lima bulan. Sementara itu, ada pula kasus morning sickness yang parah atau disebut hiperemesis gravidarum (HG).

Ibu hamil yang mengalami HG tidak dapat memasukkan makanan dan minuman karena muntah terlalu sering dan berkepanjangan. Penderita HG berisiko mengalami penurunan berat badan dan dehidrasi yang berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin. Oleh karena itu, kondisi HG memerlukan pertolongan medis yang serius.

Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi morning sicknes:

  • Menghirup udara segar.

Ibu hamil dapat berjalan-jalan di luar rumah pada pagi hari atau sore hari untuk mendapat udara segar. Jangan lupa untuk membuka jendela agar sirkulasi udara di dalam rumah baik.

  • Beristirahat dengan cukup

Istirahat yang cukup dapat mengurangi morning sickness. Ketika bangun di pagi hari jangan terburu-buru untuk bangkit dari tempat tidur. Ketika anda bangun pagi jangan langsung beranjak dari tempat tidur ada baiknya anda melakukan beberapa menit untuk duduk dan bangun secara perlahan.

  • Minum air putih yang cukup

Minumlah secara perlahan-lahan agar tidak mual. Sebaiknya minumlah minuman yang hangat, hindari minuman yang dingin atau dengan rasa serta aroma yang terlalu tajam. Perbanyak minum air putih sehingga anda terhindar dari dehidrasi pada saat kehamilan.

  • Konsumsi makanan yang bergizi

Konsumsilah makanan yang tinggi kandungan protein dan karbohidrat serta mudah dicerna, misalnya keju, cracker, susu dan yogurt, selai kacang, atau apel

  • Hindari makanan yang terlalu panas, berlemak atau berminyak, dan pedas.

Makanan pedas dan berlemak selain menggangu pencernaan juga akan menggangu anda karena memicu morning sickness.

  • Makanlah dengan porsi sedikit

Ibu hamil sebaiknya makan dengan porsi sedikit tetapi sering. Ibu hamil dapat mengonsumsi kudapan setiap 1-2 jam setiap harinya.

  • Jauhi asap rokok

Ibu hamil dilarang merokok. Asap rokok juga memicu timbulnya mual, jadi sebisa mungkin jangan ada anggota keluarga yang merokok di dalam rumah.

Jika cara di atas tidak meringankan gejala morning sickness, atau jika berat badan menurun lebih dari satu kilogram, mual dan muntah terus berlanjut hingga bulan keempat, muntah lebih dari tiga kali sehari Anda dapat memeriksakan diri ke dokter.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply