Tips Membuat Peraturan Kelas yang Efektif

Mengapa harus ada peraturan? Apa yang akan terjadi jika sebuah daerah tidak memiliki peraturan? Bisa dibayangkan, pasti kacau. Semua orang yang ada di daerah itu akan berbuat semaunya. Yang kuat akan mendzalimi yang lemah. Yang lemah akan semakin terpuruk. Hukum rimba pun berlaku. Siapa yang kuat, dialah yang berkuasa. Akibatnya akan muncul ketidaknyamanan. Lambat tapi pasti daerah itu akan hancur.

Begitu pula dengan sebuah kelas. Ruang kelas akan menjadi lingkungan belajar yang baik dan menyenangkan jika memiliki peraturan. Jika di dalam kelas ada 25 orang siswa, maka akan ada 25 kepala dan pemikiran. Ada 25 atau lebih keinginan yang berbeda. Setiap siswa ingin pemikirannya yang diikuti. Dengan adanya peraturan kelas, siswa akan belajar dan membiasakan diri untuk melakukan self control. Tidak memaksakan kehendaknya.  Peraturan kelas akan membantu menciptakan suasana kelas yang kondusif.

Masuk ke sebuah kelas yang tanpa peraturan yang jelas, serasa masuk ke sebuah hutan rimba. Bingung dan panik melanda ketika anak-anak mulai bertindak semaunya. Ada anak yang mencari-cari perhatian, ada yang ingin menunjukkan kehebatannya dengan naik ke atas meja, ada pula yang rame-rame kejar-kejaran. Suasana menjadi kacau. Tapi aturan melarang guru memarahi siswa, apalagi melakukan hukuman fisik. Jadi, bagaimana?

Classroom rules. Peraturan kelas, itu kuncinya. Ini adalah salah satu pengetahuan mendasar yang harus dipahami oleh semua guru sebelum menjadi wali kelas. Apa itu peraturan kelas?

Peraturan kelas adalah cara membangun norma-norma yang ada dalam kelas sebagai pedoman agar kelas menjadi tertib dan teratur. Jika tidak, warga kelas akan bertindak sewenang-wenang, tanpa kendali dan sulit diatur(Martono, 2006).

Peraturan kelas bertujuan untuk menjauhkan seluruh siswa dan guru dari bahaya situasi yang tidak menyenangkan akibat perilaku menyimpang dan  tidak diharapkan (Jurus Sang Guru, 2014). Perkelahian di dalam kelas seringkali terjadi akibat lemahnya penerapan aturan kelas. Hal sepele dapat menjadi besar jika tidak diantisipasi sejak awal terdeteksi. Dengan adanya peraturan kelas, akan tercipta interaksi yang sehat, saling menghargai dan menghormati antara semua warga kelas.

Seperti apa peraturan kelas yang baik? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat peraturan kelas, yaitu :

  1. Menggunakan kalimat positif. Setiap peraturan sedapat mungkin dinyatakan secara positif.

Misalnya, kalimat “Dilarang membuang sampah di sembarang tempat”. Kalimat ini bisa diganti dengan “Buanglah sampah di tempat sampah”.  Maksudnya sama tapi ‘rasanya’ berbeda. Kalimat positif akan menghasilkan tindakan yang positif juga.

  1. Sebaiknya singkat dan mudah dipahami.

Peraturan dibuat dengan kalimat singkat, tidak bertele-tele dan mudah dipahami oleh semua warga kelas.

  1. Peraturan sebaiknya sedikit saja.

Peraturan kelas cukup mencakup beberapa hal penting saja. Berbeda dengan peraturan sekolah atau tata tertib yang mengatur segala aspek yang terkait dengan siswa selama di sekolah. Biasanya peraturan kelas dibuat hanya memuat 5 sampai 8 hal saja.

  1. Harus bisa dilaksanakan.

Peraturan dibuat untuk dilaksanakan, bukan untuk dilanggar. Maka perturan yang dibuat sebaiknya yang memungkinkan untuk dilaksanakan. Kalau tidak bisa, peraturan itu dihapus saja dan diganti.

  1. Peraturan dibuat dengan melibatkan siswa.

Agar siswa mau melaksanakan dengan ringan hati, maka dalam penyusunan peraturan harus melibatkan mereka. Namun, tentu saja huru harus pandai-pandai mengarahkan agar peraturan yang dibuat bersama siswa tidak akan merugikan siapapun.

  1. Ketika peraturan dilanggar, sesuatu harus terjadi.

Supaya peraturan itu efektif dan ditaati, maka setiap terjadi pelanggaran harus diiringi dengan konsekuensi yang jelas dan mungkin untuk dilakukan. Misalnya, jika ada siswa yang membuang sampah tidak di tempat sampah, maka konsekuensinya adalah siswa tersebut harus memungut sampahnya dan membuangnya ke tempat sampah. Konsekuensi harus logis dan sesuai dengan pelanggaran. Tidak berlebihan apalagi membahayakan. Seperti apa konsekuensi logis itu? Akan dijelaskan dalam pembahasan lanjutan.

Setelah membuat peraturan kelas, selanjutnya peraturan itu didisplay atau dipajang di dalam kelas. Tempatkan di tempat yang mudah dilihat agar senantiasa dibaca oleh semua warga kelas. Jangan lupa untuk senantiasa mengingatkan peraturan kelas, untuk meminimalisir pelanggaran. Semoga dengan demikian kelas menjadi lebih tertib, nyaman dan menyenangkan.

Tags:
author

Author: