Tata Cara Pemberian MP-ASI

Saat anak sudah mulai memasuki usia 6 bulan, sudah seharusnya kita berikan makanan pendamping ASI, atau biasa disebut MP-ASI. Tak jarang bagi orangtua yang baru mempunyai anak, masih bingung bagaimana tatacara pemberian MP-ASI. Ini juga yang dulu pernah saya alami. Jadi, sebaiknya bagaimana cara pemberian MP-ASI itu?
1. Pemberian MP-ASI dimulai sejak usia anak mencapai 6 bulan. Lebih tepat lagi bisa dihitung 180 hari sejak anak lahir. Jangan kecepatan dan jangan kelambatan. Karena pada usia tersebut, pencernaan anak baru mulai bisa menerima asupan makanan.

2. Waktu makan jangan ada distraksi. Usahakan jangan ada distraksi saat pemberian makan anak. Ini akan membantu anak belajar berkonsentrasi pada makanan, menikmati waktu makan. Jadi, hindari makan di depan televisi, atau berjalan-jalan ke luar.

3. Biasakan memberikan makan pada anak sambil duduk. Sangat bagus bila membiasakan anak duduk di kursi, di meja makan, bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya. Makan pada waktu bersamaan akan membuat anak menjadi tambah bersemangat.

4. Jangan memberi susu dekat jam makan. Tentukan jam makan setiap harinya secara teratur dan hindari pemberian susu mendekati waktu tersebut. Usahakan melaparkan anak terlebih dahulu sebelum mendekati waktu makannya.

5. Waktu pemberian makan jangan terlalu lama. Supaya anak tidak menjadi bosan dan makanan yang dingin juga akan menjadikan anak menjadi kurang berselera. Bila proses pemberian makanan sudah mencapai setengah jam, maka hentikanlah. Seandainya kita merasa anak masih sedikit medapatkan asupan, kita bisa mengulanginya, beberapa saat kemudian.

6. Berikan secara bertahap. Pada saat usia anak baru mencapai 6 bulan, kita hanya perlu memberikan satu kali pemberian makan, setiap harinya. Ini akan meningkat ketika anak mencapai usia 7 bulan, menjadi dua kali. Dan setelah 8 bulan, baru mencapai tiga kali sehari, seperti orang dewasa. Tahapan ini sangat penting untuk mempersiapkan pencernaan anak agar tidak kaget menerima asupan.

7. Perubahan tekstur. Selain kuantitas yang bertahap, begitu pula tekstur makanan yang diberikan. Saat anak berusia 6 bulan, tekstur yang diberikan mulai dari encer (cair), semakin kental. Maka biasanya saat 6 bulan berupa bubur saring. Meningkat bubur lunak pada usia 7 bulan. Dan usia 8 bulan ke atas sudah bisa diberikan bubur biasa, hingga meningkat menjadi nasi. Peningkatan tekstur ini bisa berbeda dari satu anak ke anak lainnya.

8. Bila anak tak mau jangan dipaksa. Pastikan kondisi kita saat akan memberikan anak makanan, kita pun harus dalam kondisi tenang. Jangan terburu-buru. Nikmati proses pemberian makan tersebut. Ketenangan ini juga akan dirasakan oleh anak.Bila anak belum mau makan, jangan dipaksa. Kita bisa tunggu beberapa saat, untuk menawarkannya kemudian.

9. Variasikan makanan yang diberikan. Memberi MP-ASI adalah bertujuan untuk membangun kebiasaan baik, bukan untuk mengenyangkan anak. Sangat penting mengenalkan berbagai macam makanan pada anak,mengenalkan berbagai macam rasa,tekstur, dsb. Sehingga diharapkan setelah usia 1 tahun, pola makan anak sudah terbentuk

10. MP ASI untuk dibawah 1 tahun. Hal yang perlu diingat, saat anak berusia di bawah 1 tahun, asupan utamanya adalah ASI. Makanya pemberian makanan disebut makanan pendamping ASI. Jadi, jangan terlalu menargetkan anak harus habis satu mangkok, misalnya. Seperti poin sebelumnya ini adalah proses pembelajaran pengenalan makanan pada anak.

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply