Tanda Bahaya pada Anak

Anak, sejak baru lahir hingga masih balita, sedang berproses membentuk imunitasnya sendiri. Maka dari itu, rata-rata anak kecil mudah sekali terserang penyakit. Orangtua, terutama ibu, yang baru saja memiliki anak pertama terkadang mudah khawatir akan kondisi anaknya saat sakit. Hal yang juga saya alami. Saya akan mencoba memaparkan tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai dari anak.

  1. Demam tinggi pada anak berusia lebih dari 1 tahun. Sebenarnya demam merupakan usaha tubuh untuk mempertahankan diri dari infeksi. Demam juga berarti bahwa sistem kekebalan tubuh anak anda sedang bekerja. Maka, sebagian besar demam bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi orangtua perlu waspada, bila :
  1. Demam dengan suhu 40 derajat atau lebih.
  2. Terlihat sakit.
  3. Demam lebih dari 4-5 hari berturut-turut. Segera bawa anak ke dokter, jika terjadi salah satu gejala tersebut.

 

  1. Nyeri kepala hebat. Anak-anak bila mengalami nyeri kepala ringan yang sembuh dengan diberi obat, itu hal biasa. Namun, bila nyeri kepala hebat, terjadi beberapa jam, berulang kali, bahkan sampai anak terlihat sangat kesakitan dan tidak mau bermain, berarti ada hal yang harus diwaspadai.

 

  1. Bercak kemerahan yang menyebar di kulit. Bila bercak timbul pada kaki atau tangan saja, mungkin bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Namun bila terjadi di seluruh tubuh, perlu untuk segera memeriksakan anak ke dokter. Selain bisa disebabkan reaksi alergi, bercak kemerahan yang menyebar pada kulit juga bisa disebabkan penyakit serius, seperti meningitis, sepsis atau reaksi anafilaksis.

 

  1. Gangguan pencernaan yang berat. Muntah dan diare pada anak sangat biasa terjadi, dan dapat menimbulkan dehidrasi. Pada dehidrasi ringan, pemberian cairan elektrolit dapat menolong. Namun bila dehidrasi sudah meningkat dari sedang hingga menjadi berat, segera hubungi dokter. Dehidrasi ini mudahnya dapat dilihat dari elastisitas kulit. Normalnya kulit akan lekas kembali semula saat dicubit lembut. Namun pada dehidrasi sedang hingga berat, elastisitas kulit akan menjadi berkurang. Dan biasanya anak sulit untuk diberi minum cairan.

 

  1. Leher terasa kaku. Kekakuan pada leher bisa disebabkan oleh ketegangan otot. Namun bila kekakuan leher disertai demam, nyeri kepala dikhawatirkan merupakan gejala meningitis. Untuk lebih memastikan lagi, segeralah periksakan anak ke dokter.
Rate this article!
Tanda Bahaya pada Anak,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Leave a Reply