Sudahkah Aku Bersyukur ?

“Aku sudah berusaha maksimal, aku sudah mengerahkan seluruh kemampuan untuk mewujudkan apa yang aku harapkan. Tapi semua sia-sia, hanya lelah yang aku rasakan. Waktu dan tenagaku terbuang dan tak ada hasil yang aku dapatkan. Aku menyerah.” Pernahkah terlintas dalam benak kita pikiran seperti ini? Atau pernahka’ kita mengeluh bahkan sampai menggerutu kepada Allah karena merasa sudah berusaha tapi tak ada hasil yang didapatkan?. Sungguh ini bukanlah sikap yang baik. Allah adalah sebaik-baik pembuat rencana dan kita hanya perlu usaha, dalam usaha dibutuhkan keikhlasan karena Allah telah menyediakan pahala bagi kita jika semua diniatkan karena-Nya. Saat merasa lelah dan ingin mengeluh, lihatlah orang di sekitar kita. Tidakkah hidup mereka lebih sulit? tidakkah usaha mereka lebih berat? Mengeluh tidaklah membuat berat kita berkurang, tetapi itu justru membuat energi kita terkuras. Tapi dengan bersyukur, selain mengakui nikmat Allah yang tak pernah kurang, hal itu juga akan membuat pikiran lebih tenang. Dalam ketenangan kita bisa menemukan ide-ide positif untuk terus berkarya.
Dalam Hadist bukhari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Pandanglah orang dibawahmu dalam masalah harta dan dunia dan janganlah engkau pandang orang di atasmu dalam masalah ini. Dengan demikian membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” Jika berpegang pada nasehat Rasulullah diatas kita akan senantiasa bersyukur karena begitu banyak orang di sekitar kita yang ternyata hidupnya lebih sulit. Jika kita terus memandang orang yang berada di atas dalam hal harta dan dunia akan membuat kita meremehkan nikmat Allah yang ada pada diri kita.
Bantulah mereka yang hidupnya berada di bawah kita, dekati mereka untuk mengetahui seberapa besar perjuangan mereka untuk bertahan hidup. Hal itu akan membuat kita tak henti bersyukur. Selain itu, sumber kebahagiaan bukanlah seberapa banyak prestasi dunia yang telah kita capai tapi seberapa besar syukur kita dan sejauh mana kita mampu berbagi nikmat kepada ciptaan Allah yang lain. Jadi selain untuk membantu orang lain, memberi lebih besar dampaknya kepada diri sendiri. Membuat hati lebih tenang, dan akan diberi kemudahan oleh Allah dalam menyelesaikan permasalahan kita. Tak ada lagi alasan untuk mengeluh, apalagi jika harus bersifat pelit saat kita sedang mengalami kesulitan. Justru dalam kondisi seperti inilah kita dituntut untuk lebih dermaawan, bantu orang lain semampu kita. Jika tidak memiliki kemampuan dalam hal materi bantulah dengan dukungan tenaga dan moril.

Rate this article!
Sudahkah Aku Bersyukur ?,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply