Selingkuh Minimalis

Wah, bukan hanya model rumah dan sofa saja yang bergaya minimalis ya …. Ternyata ada juga selingkuh minimalis. Apa itu selingkuh minimalis?

Selingkuh adalah sang suami atau istri menjalin hubungan mesra dengan wanita atau pria lain secara diam-diam. Yang apabila perbuatannya itu diketahui pasangannya, si penyelingkuh akan merasa malu, tercoreng mukanya, marah karena terbongkar aibnya, hingga merasa jatuh reputasinya. Intinya, kata selingkuh berkonotasi negatif yang akan merusak nama baik si pelaku bila perbuatannya diketahui oleh orang lain.

Namun, kini ada selingkuh minimalis. Sebuah perbuatan menyelingkuh yang kedudukannya bukan lagi sebagai suatu aib yang besar. Ia justru menjadi tren yang malah seru bila dilakukan berjamaah.

“Contohnya?”
Seorang istri mengupload foto pria lain di akun medsosnya. Tak cukup dengan itu, kalimat pujian pun menjadi caption untuk pria yang bukan suaminya itu. Lebih dari itu, teman-teman pun berdatangan saling berkomentar hingga pujian yang mengarah ke … *gak sanggung saya melanjutkan.

“Ah, biasa aja keles. Gak ada yang aneh tuh.”
Nah, itu dia! Melakukannya bukan lagi dianggap sebagai sesuatu yang aneh. Hal ini karena masyarakat menerima tersebut sebagai bentuk ekspresi diri. Tak perlu melakukannya sembunyi-sembunyi, karena terang-terangan pun banyak yang mendukung, banyak yang ngelike dan berkomentar seru.

“Itu mah buat seseruan aja kali. Bukan selingkuh.”
Iya kah?
Duhai wanita bernama istri … Misalnya hal serupa juga dilakukan oleh suamimu. Ia mengupload foto wanita cantik. Suamimu memuji wanita itu dalam captionnya, “Duh si Eneng solihahnya…” Postingannya memancing teman-teman suami untuk ikut berkomentar. Mulai dari mengomentari dandanan yang katanya sholihah itu sampai mengomentari fisik yang menonjol. Kalimat tidak senonoh pun terlontar. Lalu mereka ‘berpesta’ untuk menikmati pemandangan indah yang ada pada wanita tersebut. Astaghfirullah ….

Tolong tanyakan pada hati kecilmu, Cantik … Cemburu kah kamu?

1. Jika jawabannya iya, bersyukurlah. Sesungguhnya itu adalah cinta.

Cinta yang membuatmu dan suami bertahan dalam bahtera. Jika kamu tak suka suamimu melakukan itu, hindarilah kamu melakukan hal serupa. Jaga kehormatanmu baik di depan maupun di belakang suamimu.

Alkisah, lantaran Rasulullah suka menyebut nama dan memuji Khadijah, ‘Aisyah sangat cemburu pada istri pertama beliau.

Dari ‘Aisyah: “Aku tidak cemburu kepada seorang wanita terhadap Rasulullah sebesar cemburuku kepada Khadijah sebab beliau selalu menyebut namanya dan memujinya.” [Hadits Riwayat Bukhori (5/2004)]

Ini pengakuan Aisyah. Suatu hal yang wajar bila ia cemburu karena suaminya memuji wanita lain selain dirinya, walau ia adalah madunya. Bila suami kita memuji wanita lain, apalagi wanita itu bukan siapa-siapa, seharusnya kita lebih cemburu dari Aisyah. Maka janganlah kita melakukan hal yang sama. Sengaja menghadirkan sosok pria lain di antara kamu dan suami. Hormatilah keberadaan suamimu, duhai istri ….

2. Jika jawabannya tidak, waspadalah!

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar rodhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts…”

(HR. An-Nasa-i, no. 2562, Ahmad, 2/134 dan lain-lain. Dishahihkan oleh Adz-Dzahabi dalam Kitabul Kaba-ir, hal. 55 dan dihasankan oleh syaikh al-Albani dalam Silsilatul Ahaaditsish Shahihah, no. 284. Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 1/498 mengenai makna hadits ini)

Ad-dayyuts adalah seorang suami atau ayah yang membiarkan terjadinya perbuatan buruk dalam keluarganya karena lemah atau hilangnya sifat ghirah (cemburu) dalam hati suami/ayah.

Imam Ibnul Qayyim berkata, “… Ad-dayyuts adalah makhluk Allah yang paling buruk dan diharamkan baginya masuk surga. Demikian juga orang yang membolehkan dan menganggap baik perbuatan zhalim dan melampaui batas bagi orang lain.” (Kitab Ad-Da-u wad Dawaa’, hal. 84)

Oleh karena itu, para suami …. Cemburulah…. Cemburumu mengantarkan kebaikan bagi istri dan keluargamu.

Begitu juga denganmu, Saudariku …. Jagalah harga dirimu. Mahalkan kehormatanmu. Jagalah perasaan suamimu. Perlakukan ia sebagai pangeranmu yang tak ada pria lain yang menyainginya.

Ketahuilah …. Bagaimana kita bersikap pada orang lain, maka sesungguhnya seperti itulah yang kita inginkan agar orang lain bersikap pada kita.

Rate this article!
Selingkuh Minimalis,5 / 5 ( 1votes )
Tags:

One Response

  1. author

    annisa142 years ago

    astaghfirullah..

    Reply

Leave a Reply