Selalu Ada Namamu Dalam Setiap Doaku

Dan apabila hamba-bamba Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (Q. S. Al Baqoroh : 186)

Maaf, jika saat ini namamu hanya bisa ku sebut dalam doaku. Aku tahu, kadang sulit untuk melepaskan sifat pengecut dalam diriku. Beberapa kegagalan masih tergiang dan membekas dalam pikiranku. Sulit bagi diriku untuk mengungkapkan apa yang ada dalam isi hatiku dan semuanya menjadi bertambah sulit dengan berbagai kegagalan yang menimpaku. Satu demi satu sudah memulai dengan kehidupan rumah tangga yang bahagia dan bertambah lengkap dengan kehadiran si buah hati. Doaku semoga kalian tetap bahagia selamanya.

Untukmu… yang selalu kusebut dalam doaku, Memang aku akui, diriku penuh dengan kekurangan dan masih banyak yang harus kuperbaiki. Kadang aku berharap terlalu berlebihan terhadap manusia padahal sesungguhnya, sebaik – baiknya pengharapan hanya kepada Allah. Allah yang tidak akan pernah mengecewakan dan Allah akan selalu memberikan yang terbaik terhadap suatu kejadian. Apakah itu yang membahagiakan atau justru sebaliknya. Jika semuanya bersandar pada Allah maka apapun itu pastilah yang terbaik tetapi jika berharap pada manusia hanya kekecewaan dan kekecewaan yang akan  didapat.

Maaf, untuk saat ini aku hanya bisa memendam perasaan ini dan semuanya hanya bisa aku tumpahkan lewat doa – doaku. Aku ingin menjaga agar semua ini tidak ada satupun yang melenceng dari ajaran agama Islam. Apalah artinya sebuah cinta, jika hanya diisi dengan nafsu belaka. Nafsu yang justru akan membawa ke jurang yang penuh dosa dan kenistaan. Aku tahu, sudah seharusnya aku menyelesaikan semua ini, karena aku tidak akan pernah tahu kapan malaikat maut akan menghampiri diriku. Tetapi mungkin Allah masih ingin melihat sejauh mana kesabaranku dalam menghadapi ujianNya dan sejauh mana ikhtiar yang akan aku lakukan serta apa yang akan aku lakukan dalam memperbaiki diri yang penuh dengan dosa ini.

Untukmu… yang selalu kusebut dalam doaku, tak perlulah kamu merasa khawatir walau dalam diriku masih dihantui rasa kekhawatiran tetapi aku yakin Allah itu dekat dan akan mengabulkan doa – doaku selagi aku tidak meminta sesuatu yang berhubungan dengan dosa, selagi aku tidak memutuskan tali silaturrahami dan selagi aku tidak meminta dengan tergesa – gesa. Jika tiba waktunya Allah pasti akan mempertemukan kita dalam pelabuhan pernikahan. Bersama – sama akan kita arungi samudera kehidupan dengan kebahagian dan kesabaran dalam menghadapi ombak yang menerjang. Semoga apa yang aku doakan juga menjadi doamu kepada Allah.

 

Rate this article!
author

Author: