SANGUINIS, SI ‘PERIANG’ YANG NAIF

Salah satu iklan di TV dengan tagline “Ngga ada loe, ngga rame rasanya pas jika ditujukan buat orang-orang dengan kepribadian Sanguinis. Mereka adalah orang-orang yang selalu ceria, humoris, mudah bergaul dan senang menjadi pusat perhatian orang lain. Sehingga tak heranlah jika mereka biasanya lebih popular dibandingkan dengan ketiga tipe kepribadian lainnya, Melankolis, Plegmatis dan Koleris. Meskipun demikian, ada juga sifat-sifat lainnya yang bisa bikin ill feel orang lain. Apa aja yaa? Kita lanjut yuuk…

Seperti yang lainnya, Hippocrates menyebutkan bahwa kepribadian manusia sangat dipengaruhi oleh cairan yang ada di dalam tubuhnya. Cairan yang lebih dominan dalam tubuh Sanguinis adalah cairan sanguis (darah) yang mencerminkan semangat, antusiasme dan keceriaan.

Kemampuan mereka untuk menceritakan sesuatu dengan gaya yang lucu dan menarik  menjadikan si Sanguinis adalah teman yang menyenangkan. Mereka tidak mau membiarkan temannya larut dalam kesedihan, mereka akan menghibur dan memberinya motivasi. Kebaikannya ini sering disalah artikan atau membuat lawan jenisnya salah faham. Terkadang juga dimanfaatkan oleh orang lain. Namun hal itu tidak disadari oleh Sanguinis karena mereka mereka adalah orang yang tulus dan naif.

Sanguinis memiliki hasrat untuk bersenang-senang. Mereka merasa bahagia jika orang-orang disekitarnya tertawa saat mendengar humornya, memberikan pujian dan mendukungnya.  Sedangkan hidup yang teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan, harus mencatat hal-hal kecil dan menjadi tidak popular adalah situasi yang tidak disukai oleh para Sanguinis. Mereka tidak terlalu peduli dengan system organisasi, dan seringkali tidak serius dalam menangapi suatu permasalahan, terlalu mudah percaya dan pelupa.

Dalam pekerjaan, Sanguinis akan menyelesaikan pekerjaannya dengan cara yang paling menyenangkan.  Namun karena mereka sulit untuk menolak, seringkali mereka mengambil beban pekerjaan yang melebihi kemampuan mereka. Bahkan resiko kesehatan tidak mereka hiraukan lagi. Di sisi lain, Si Sanguinis bukanlah orang yang selalu melakukan persiapan atau rencana pekerjaan secara detail, hal ini yang menyebabkan mereka sering berubah-ubah pikiran dan tidak bisa disiplin dalam hal waktu. Banyak juga orang Sanguinis yang meja kerjanya berantakan, mungkin karena dalam proses kreatif yang sedang dilakukan membuat kerapihan bukanlah hal utama bagi mereka.

Khusus buat orang-orang yang mempunya pasangan Sanguinis, ada beberapa tips yang baik dilakukan agar hubungan tetap bisa terjalin harmonis, yaitu:

  • Sanguinis banyak yang menyukai, sehingga kurangilah rasa cemburumu terhadap orang lain yang juga menganggumi mereka.
  • Hargailah mereka saat menjadi “bintang” di lingkungannya, karena hal itu membuat mereka merasa bahagia.
  • Berikan kepercayaan dan rasa sayang yang tulus pada pasangan Sanguinis, maka mereka tidak akan pernah berpaling darimu.

Biarpun Sanguinis selalu ceria tapi mereka juga adalah manusia biasa yang bisa merasa sedih terutama saat mereka merasa tidak ada yang mengasihinya.. Sebagai teman atau pasangannya, tentunya kita harus menjaga perasaanya dan mendukung mereka dengan tulus…

#sarapankataKMO06
#1000penulismuda
#KMOIndonesia

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply