Rezeki, Jodoh Telah Tertulis Di Lauhul Mahfudz

Berbicara mengenai rezeki, jodoh dan asmara atau kita sebut cinta pasti takkan pernah habisnya. Kenapa? Karena tiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain. Begitu juga dengan rizqi telah tertulis dan ditakdirkan beserta sebab-sebabnya, tidak bertambah dan tidak berkurang. Sebagian dari sebab-sebab (rizqi) adalah pekerjaan manusia untuk mencari rizqi, sebagaimana firman Allah : Artinya “ Dia (Allah) adalah Tuhan yang telah menjadikan bumi tunduk (kepadamu), maka berjalanlah dia atas pundaknya dan makanlah sebagian rezqi-Nya dan kepada-nyalah tempat kembali” (Al-Maidah : 15).

Rizqi telah tertulis dan ditaqdirkan bersama sebab-sebabnya, begitu juga jodoh telah tertulis (beserta sebab-sebabnya). Masing-masing dari suami istri telah tertulis untuk menjadi jodoh bagi yang lain. Bagi Allah tidak rahasia lagi segala sesuatu, baik yang ada di bumi maupun di langit. Menurut syariat Islam, Allah telah mencatat segala kejadian-kejadian di dalam Lauhul Mahfudz, dari permulaan zaman sampai akhir zaman. Baik berupa kisah nabi dan rasul, azab yang menimpa suatu kaum, pengetahuan tentang wahyu para nabi dan rasul, tentang penciptaan alam semesta dan lain-lain. Sekalipun jika kita tidak melihat segala sesuatu, semua itu ada dalam Lauhul Mahfudz.

Wujud Lauhul Mahfudz yang diyakini oleh para sahabat adalah sebidang papan atau tulang yang biasa ditulisi. Papan dan tulang itu hanya disebut lauh jika sudah ditulisi. Lauhul Mahfudz akan kekal selamanya karena ia termasuk makhluk yang abadi, selain Lauhul Mahfudz makhluk abadi ada ‘Arsy, surga, neraka dan lain-lain. Allah telah menjadikan Lauhul Mahfudz ini sebagai tempat untuk menyimpan segala rahasia dilangit dan di bumi. Jin dari golongan setan akan berusaha untuk mencuri segala rahasia yang tertulis di dalamnya untuk menipu manusia. Disamping itu, mereka juga memiliki tujuan untuk memainkan aqidah manusia. Sebab itu Allah melarang manusia untuk mengetahui ramalan nasib, karena peramal itu dibantu oleh jin dan jin itu akan membisikkan hasil curian itu kedalam hati peramal. Jika ada setan yang berusaha mencuri berita, maka malaikat penjaga Lauhul Mahfudz akan melemparkan bintang ke arah pencuri berita tersebut, pelemparan ini yang kadang-kadang kita lihat dengan adanya bintang jatuh atau meteor. Allah berfirman: “ dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk, kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang” (Al Hijr: 16 – 18). Tidak banyak diketahui tentang Lauhul Mahfudz dan para ulama jarang menjabarkannya dengan detail, karena ia adalah urusan alam ghaib/ rahasia Allah. Dalam Al-Quran pun, Lauhul Mahfudz di sebut secara sepintas saja, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Segala sesuatunya telah ditakdirkan oleh Allah, begitu juga dengan manusia. Setiap manusia memiliki takdirnya masing-masing. Takdir itu telah ditetapkan oleh Allah sebelum kita ada di dunia. Lauhul Mahfudz atau kitab rahasia manusia tersebut membicarakan 4 hal mengenai kehidupan umat manusia, yakni tentang hidup, jodoh, rezeki, dan maut. Allah telah menetapkan takdir manusia di dalam kitab tersebut. Catatan tersebut sudah dibuat secara abadi jadi tidak akan ada yang dapat mengubahnya melainkan atas izin dan kehendak Allah sendiri. Hal tersebut terjadi apabila kitalah yang berusaha mengubah hidup kita terlebih dahulu.

Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa kitab tersebut dijaga oleh malaikat-malaikat, baik di depan dan belakangnya atas perintah-Nya. Allah tidak akan mengubah suatu kaum melainkan mereka mengubahnya sendiri. Jika Allah menghendaki suatu keburukan yang akan menimpa suatu kaum maka terjadilah hal tersebut dan tidak akan ada satupun yang dapat menolaknya.

Tags:
author

Author: 

2 Responses

  1. author

    maimunaj1 year ago

    Subhanallah… ternyata ni yg kmu tulis,,,??

    Reply
  2. author
    Author

    sarifah1 year ago

    iya mbak maimunaj maaf mungkin banyak salahnya karena masih belajar, mohon masukannya

    Reply

Leave a Reply