Rahasia Hidup Bahagia

Bahagia menurut definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram yakni terbebas dari segala hal yang menyusahkan.

Setiap orang tentu mendambakan kebahagian dalam kehidupannya. Ada yang berpikir bahwa ketika kaya ia akan bahagia. Ketika populer ia akan bahagia. Ketika berkuasa ia akan bahagia. Menurutnya, dengan kekayaan, kepopuleran, atau kekuasaan, akan mudah baginya mencapai apa-apa yang dinginkannya. Jadi definisi bahagia bisa beragam untuk setiap orang.

Tetapi menurut seorang ulama jazirah Arab bernama Al-Imam As-Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahulloh yang hidup di tahun 1115 sampai 1206H, beliau menulis dalam kitabnya Al-Qawa’idul Arba’ (Empat Kaidah), ada tiga kunci kebahagiaan. Yaitu bersyukur bila mendapat nikmat, bersabar saat mendapat musibah, dan beristighfar (meminta ampun) saat melakukan kesalahan.

Rasa syukur akan mendorong seseorang fokus kepada yang ia miliki. Ia menyadari bahwa hidupnya bertabur kenikmatan. Nikmat udara, nikmat kesehatan, nikmat hidup dan masih banyak lagi kenikmatan yang lainnya.
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Dalam kehidupan selalu ada pasang surut. Kenikmatan dan cobaan dipergilirkan. Saat menghadapi cobaan, ia wajib bersabar. Sabar yaitu teguh dalam menghadapi cobaan dengan sikap dan perilaku yang baik.
“Sungguh Kami pasti memberi cobaan kepada kamu sekalian dengan sesuatu berupa
rasa takut, kelaparan, berkurangnya harta, jiwa dan buah-buahan. Dan gembirakanlah
orang-orang yang bersabar, yaitu mereka yang bila ditimpa musibah, mereka berkata :
‘Sungguh kami semua adalah milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nyalah kami
kembali’. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan limpahan karunia dan rahmat
dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Seorang manusia tidak pernah luput dari kesalahan, sekecil apa pun itu. Kesalahan bisa berupa pikiran, ucapan dan perbuatan. Berprasangka buruk, iri, salah berucap, salah bersikap adalah hal yang mungkin terjadi saat berinteraksi dengan orang lain.
Orang yang terbaik bukanlah orang yang tidak pernah berbuat salah melainkan orang yang berbuat salah dan segera menyadarinya serta melakukan perbaikan atas kesalahan tersebut.
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.”

Itulah tiga kunci kebahagiaan. Bersyukur, bersabar dan beristighfar. Semoga kita semua bisa melakukan ketiga hal tersebut saat melewati berbagai peristiwa dalam kehidupan kita.

 

Rate this article!
Rahasia Hidup Bahagia,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply