PRAMUKA Pramuki

PRAMUKA Pramuki

“Hehe, sy hanya copas-kan. Maaf jika tidak berkenan” tulisku di grup kerja kantor setelah mem-post broadcast dari Dirut PT Pos Indonesia. Maklum isinya – sebagaimana umumnya komunikasi satu arah dari atasan – adalah himbauan. Sayangnya himbauan kali ini, agak sulit diterapkan.

Muncullah beberapa komentar tidak lama setelah posting itu

“Salam pramuka …he he” komentar pertama yang masuk. Ini dari Mba Lis.

“Ingat lagu waktu jaman masih unyu-unyu `Pramuka pramuki…pramuka tara mandi`” Ini komentar berikutnya, dari Mba Kur, diikuti dengan ikon tertawa.

“Bisa-bisa nanti ada hari khusus utk pakai baju pramuka, lengkap dengan topi rotannya (diikuti dengan ikon tertawa) kebayang deh”. Ini komentar Pak Har.

Tak ayal aku tertawa membaca komentar ini.

“Asyiiiik kemping”. Mba Lis menambahi.

“Wah kalo ingat kemping, Jadi ingat air kopi dan indomie. Dulu waktu kemping, untuk membuat kopi dan indomie airnya diambil di danau/situ. Karena malam, kelihatannya bersih. Lalu diambil dan dimasak sampai mendidih untuk bikin kopi dan indomie. Rasanya nikmat, lagi dingin-dingin. Pas pagi mau ambil air lagi sekalian mau mandi, eh ternyata air yang malam diambil itu di sekitarnya banyak yang ngambang, kuning”.

Aku tak kuat menahan tawa membaca pengalaman Pak Har ini. Lebih lagi, ikon yang dipasangnya adalah ikon sedih tanpa tetesan air mata. Karena suasana chat adalah santai, aku mengomentarinya “Kacian” plus ikon tertawa beberapa buah. Mba Rum menambahi dengan ikon tertawa sampai nangis hampir satu baris.

Mba Lis malah memanasi “Xi xi xi, kayaknya indomie-nya jadi lebih gurih”.

Irulah percakapan kami menanggapi himbauan dari Dirut Pos untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai pramuka di lingkungan Pos. Sejujurnya aku sendiri baru tahu dari membaca broadcast tersebut, betapa nilai nilai pramuka sangat tinggi. Walau dulu ketika SD aku pernah ikut kegiatan pramuka, nilai yang kuingat terlalu sederhana yaitu gotong royong. Padahal terdapat uraian perilaku yang disebut Trisatya dan Dasadarma yang semuanya menunjukkan akhlak yang mulia.

Akan halnya komentar teman-temanku di atas -yang agak ngeyel – bukanlah untuk mengkritisi nilai luhur tersebut. Kami, termasuk aku, berpikir lebih kepada ajakan teknis yang terasa agak sulit diterapkan.

Pada alinea terakhir pesan tersebut, terdapat statement bahwa Pos akan dijadikan sebagai salah satu pusat gerakan pramuka nasional. Untuk mewujudkan itu akan terdapat beberapa anjuran susulan untuk mendorong keaktifan pegawai Pos dalam gerakan pramuka baik di tingkat ranting, cabang maupun nasional.

Pertanyaan nakal Pak Har mungkin ada benarnya yaitu apakah akan ada satu hari dalam seminggu, kewajiban memakai seragam pramuka, lengkap dengan topi rotannya. Aku membayangkan memakai pakaian itu, menghadiri rapat atau diskusi entah di kantor atau di luar kantor.

Bandung, 21 08 2016
Lisa Tinaria

Rate this article!
PRAMUKA Pramuki,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: