PHLEGMATIS, Si “Cinta Damai” Yang Santai

Jika ada keributan, pertengkaran ataupun perdebatan, yakin deh kalo ngga ada si Phlegmatis terlibat di sana. Karena orang dengan tipe kepribadian Plegmatis boleh dibilang sangat anti terhadap hal-hal yang ‘berbau’ keributan dan konflik, situasi seperti itu membuat mereka merasa sangat tidak nyaman bahkan bisa membuat mereka depresi lho. Wajar sih, sesuai dengan julukannya, si Cinta Damai.

Selain cinta damai apalagi ya sifat si Phlegmatis itu? Biar ngga penasaran, kita cari tau yuk, seperti apa sih sosok seorang Phlegmatis….

Empat ratus tahun Sebelum Masehi, Hippocrates, seorang filsuf besar dan juga seorang tabib ternama dari Yunani, menyatakan bahwa ada empat tipe kepribadian manusia. Salah satunya adalah tipe Phlegmatis. Kata pghlegma, dalam bahasa Yunani artinya lendir, sifat lendir ini mendinginkan. Jadi hasrat utama pada orang tipe phlegmatic adalah selalu menghindari konflik dan memelihara perdamaian.  Maka sering ada yang bilang, “Andaikan dunia ini semuanya adalah si Phlegmatis, niscaya tidak ada perang” Ada benarnya sih ungkapan itu tapi jika semua orang di dunia ini adalah Phlegmatis alhasil kita tidak akan menikmati fasilitas seperti yang kita rasakan sekarang ini. Nah lhoo.. kenapa ya?

Dalam kehidupan juga dibutuhkan rasa antusiasme yang tinggi, ambisi dan hasrat berkompetisi untuk mencapai sesuatu. Hal tersebut tentunya akan menghadirkan konflik, perdebatan dan persaingan tapi sebagai ganjarannya kita akan memperoleh perubahan dan kemajuan baik di bidang teknologi maupun peradaban. Sayangnya, tipe phleghmatis tidak menyukai hal-hal tersebut. Mereka lebih menyukai hidup di zona nyaman. Hidup apa adanya, santai,  ‘nrimo’ kalau kata orang Jawa, adalah falsafah hidup mereka. Jadi jika kita punya teman phleghmatis, jangan ajak dia untuk berkompetisi ya, dia pasti akan ‘menyerah’ duluan. Dia akan dengan senang hati membantumu di belakang layar (sifat ini juga dimilki oleh si Melankolis), karena mereka lebih senang mendapat perintah daripada harus memikirkannya.

Dalam pekerjaan, Phlegmatis hanya bisa mengerjakan satu pekerjaan dalam satu kurun waktu tertentu (monoton). Melakukan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan, hanya akan membuat mereka tertekan dan tidak bisa optimal hasilnya.  Mereka juga memilki sifat teratur dan efisien, sehingga pekerjaan yang cocok adalah pekerjaan yang membutuhkan tingkat administrasi dan konsistensi tinggi, misalnya pekerjaan yang rutin dan tidak membutuhkan gejolak dan dinamika yang tinggi. Hebatnya, mereka bisa membuat solusi yang paling sederhana dari setiap masalah yang dihadapi (solusi praktis).

Sealain itu, jika ada orang yang mengalami kesulitan dan membutuhkan  ‘bahu untuk bersender, telinga untuk mendengar’  maka si Phlegmatis adalah orang yang tepat. Kemampuannya untuk berempati kepada kesulitan orang lain sangatlah baik, dia bisa ikut merasakan apa yang sedang dirasakan oleh orang lain. Dan dengan sifatnya yang tenang,  akan memberikan rasa nyaman dan damai bagi temannya yang sedang bermasalah.  Sebagai teman ‘curhat’ phlegmatic adalah orang yang tepat, tapi jangan minta dia untuk membantumu menentukan suatu pilihan ya, karena mereka kurang bisa untuk mengambil keputusan.

Sifat Altruis ada juga di dalam diri orang Phlegmatis. Mereka senang menolong orang, senang membuat orang lain bahagia, dan paling sulit untuk mengatakan ‘tidak’. Hal ini sering dimanfaatkan oleh orang-orang disekitarnya. Namun terkadang mereka juga bisa marah lho. Itu akan terjadi bilamana harga diri mereka dilecehkan dan apa yang mereka kerjakan tidak dihargai selayaknya.

Nah, ‘cool’ yaa sifat si Phlegmatis ini? Karena dengan adanya mereka, maka hidup kita yang selalu ‘hingar bingar’ menjadi lebih nyaman dan tenang.

 

#sarapankataKMO04

#1000penulismuda

#KMOIndonesia

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply