Perbedaan Pola Asuh Anak Laki-laki dan Perempuan

 

Setiap anak berbeda, namun berhak atas cinta yang sama dari orangtuanya. Apalagi anak laki-laki dan perempuan, begitu berbeda. Saya akan berbagi pengalaman dalam mengasuh kedua anak saya. Semoga bermanfaat.

 

  1. Kemampuan motorik anak laki-laki lebih kuat dibandingkan anak perempuan. Biasanya anak laki-laki akan lebih cepat berjalan dibandingkan berbicara. Dan ini benar, saya alami sendiri. Anak laki-laki cenderung lebih aktif dan banyak bergerak sehingga membutuhkan banyak tempat untuk bermain. Sehingga mereka juga lebih menyukai obyek yang bergerak, dan lebih mudah mempraktekkannya dibandingkan anak perempuan. Anak laki-laki juga lebih suka bermain, berteriak dan berlarian, sehingga lebih sulit baginya untuk duduk diam.

 

  1. Bila anak laki-laki lebih cepat berjalan, sebaliknya anak perempuan akan lebih cepat berbicara. Anak perempuan biasanya lebih terampil, lebih komunikatif dibandingkan anak laki-laki. Anak perempuan akan lebih mudah menerima instruksi dari orangtuanya. Sementara untuk anak laki-laki, jangan memberikan perintah dalam bentuk kalimat panjang.

 

  1. Anak perempuan biasanya lebih peka, lebih manja, dan cengen karena sensitif perasaannya. Karenanya anak perempuan bisa dengan mudah mengambil hati orang lain. Berbeda dengan anak laki-laki yang lebih sulit menunjukkan perhatian. Anak perempuan juga akan mudah terbuka bila bertemu orang yang dipercayainya. Sementara anak laki-laki biasanya lebih berani untuk tampil di keramaian.

 

  1. Anak perempuan cenderung lebih rapi dan suka kebersihan. Karenanya dia akan lebih cepat merasa risih saat popok basah, dan lebih mudah menerima “toilet training” dibandingkan anak laki-laki. Begitupun saat memintanya untuk membereskan mainannya, anak perempuan akan lebih cepat menurut dibandingkan anak laki-laki.

 

 

  1. Sebagaimana anak perempuan yang lebih cepat mandiri, masa puber anak perempuan juga biasanya lebih cepat. Apapun itu, tugas orangtua adalah memenuhi kebutuhan kasih sayang anak-anaknya, mempersiapkan agar cepat menjadi mandiri. Karena setiap anak mempunyai keunikannya sendiri.
author

Author: 

Leave a Reply