PERBEDAAN ASURANSI SYARIAH DAN KONVENSIONAL (PART 4)

Perbedaan klaim antara asuransi syariah dan asuransi konvensional berada pada sumber pembayaran klaim.

Prosedur pembayaran klaim baik asuransi syariah maupun konvensional pada umumnya hampir sama. Prosedurnya adalah sebagai berikut :

  1. Nasabah atau peserta atau pemegang polis mengajukan permohonan pengajuan klaim dengan melampirkan berkas-berkas yang diperlukan.
  2. Bagian administrasi perusahaan akan memeriksa kelengkapan berkas-berkas yang diterima untuk keperluan klaim tersebut. Jika sudah sesuai persyaratan proses klaim selanjutnya diteruskan ke kantor atasan untuk mendapatkan persetujuan pembayaran.
  3. Kantor atasan menerima berkas klaim dan menerbitkan persetujuan pembayaran klaim apabila syarat-syarat ataupun berkas yang diperlukan telah lengkap.
  4. Setelah persetujuan pembayaran klaim terbit, klaim diproses dan diserahkan kepada pemegang polis atau ahli waris.

ASURANSI SYARIAH

          Sumber dana untuk pembayaran klaim pada asuransi syariah diperoleh dari dana tabarru yang dikumpulkan dari premi yang disetorkan oleh setiap peserta asuransi. Peserta saling menanggung jika salah satu dari peserta mengalami musibah atau resiko. Apabila terjadi resiko klaim, dalam artian bukan klaim habis masa kontrak dan dana tahapan, maka selain mendapatkan tabungan dan porsi bagi hasil dari investasi, peserta juga mendapatkan bagian dana tabarru yang dikumpulkan dari peserta lainnya yang nilainya diberikan sesuai dengan perhitungan pada saat perjanjian awal masa kontrak asuransi.

Peserta yang pembayaran angsuran preminya tertunda dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pembayaran akhirnya menyatakan mengundurkan diri pada saat kontrak masih berlangsung. Peserta tersebut tetap memperoleh pembayaran klaim berupa tabungan peserta dan porsi bagi hasil atas investasi dari dana tabungannya. Tetapi dikenakan biaya administrasi sebagai akibat dari melanggar perjanjian yang telah disepakati.

Tabungan yang diterima oleh peserta yang mengundurkan diri tersebut dalam masa kontrak adalah tabungan sejak menjadi peserta asuransi sampai ketika peserta tersebut mengundurkan diri. Besarnya tabungan seorang peserta asuransi juga menentukan seberapa besar pembagian bagi hasil yang akan diperoleh.

ASURANSI KONVENSIONAL    

Pembayaran klaim pada asuransi konvensional berasal dari dana perusahaan dari hasil kegiatan bisnis perusahaan. Apabila terjadi resiko klaim, dalam artian bukan klaim habis masa kontrak dan dana tahapan, dana yang diterima oleh peserta adalah berdasarkan jumlah uang yang dipertanggungkan sesuai perjanjian pada awal masa kontrak, serta memperoleh pembagian keuntungan dari perusahaan yang besarnya ditentukan oleh perusahaan.

Peserta yang pembayaran angsuran preminya tertunda dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pembayaran akhirnya menyatakan mengundurkan diri pada saat kontrak masih berlangsung. Peserta tersebut memperoleh pembayaran klaim berupa nilai tunai yang besarnya ditentukan oleh perusahaan dan tidak mendapatkan hak pembagian laba, dan juga dikenakan biaya administrasi sebagai akibat dari melanggar perjanjian yang telah disepakati.

 

Leave a Reply