Pentingnya Stimulasi untuk Janin

Walaupun tidak tampak secara langsung, janin di dalam perut juga perlu stimulasi. Contohnya dibelai, diajak bicara, dibacakan ayat-ayat suci dan lain sebagainya. Karena di dalam kandungan, janin sudah bisa mendengarkan suara dari luar, merasakan sentuhan, merasakan getaran bahkan merasakan emosi ibu.

Sehingga stimulasi untuk janin tidak boleh dianggap hal yang sepele. Karena menurut para ahli stimulasi ini sangat penting bagi janin dalam kandungan. Apa saja stimulasi yang bisa kita lakukan dan manfaat dari stimulasi untuk janin ini?

Stimulasi yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Stimulasi suara, antara lain membacakan cerita, mengajak janin berbicara, memperdengarkan music atau menyanyikan lagu, membacakan ayat-ayat suci dan lain-lain.
  2. Stimulasi sentuhan, antara lain mengusap perut, sedikit menekan perut, dan menepuk. Rasakan bayi akan bereaksi ketika kita lakukan stimulasi ini.
  3. Stimulasi rasa, rasa air ketuban mirip dengan apa yang dimakan oleh ibu. Itulah kenapa ibu hamil disarankan untuk memakan berbagai jenis makanan. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi juga mengenalkan rasa pada janin.
  4. Stimulasi cahaya, stimulasi cahaya bisa diberikan kepada janin dengan menyorotkan lampu senter ke perut atau berjemur karena janin juga memerlukan cahaya matahari untuk perkembangan kelopak matanya.

Sedangkan manfaat dari stimulasi pada janin antara lain:

  1. Merangsang sel-sel otak janin untuk lebih berkembang.

Rangsangan berupa suara biasanya akan membuat sel-sel otak janin lebih berkembang. Hal ini akan menjadikan volume otak janin lebih besar sehingga janin bisa menjadi anak yang cerdas dan pintar.

  1. Menenangkan janin, dan merangsang gerak dan detak jantung.

Stimulasi pada janin juga dapat menenangkan hati janin, merangsang gerak janin dan merangsang denyut jantung janin serta dapat merangsang kecerdasan dan kreatifitas anak nantinya.

  1. Menciptakan bonding antara janin dan orang tua.

Jalinan kasih orang tua mulai dibentuk sejak anak dalam kandungan. Anak sudah mengenali suara ibu dan ayahnya, maka ketika lahir suara-suara ini tidak akan asing baginya dan anak merasa nyaman dan tenang berada di antara orang tuanya.

  1. Mengatasi kesulitan saat melahirkan.

Takut merasakan persalinan? Ajak janin berkomunikasi. Dengan membiasakan berkomunikasi dengan janin akan memudahkan persalinan anda. Nanti pada saat lahir janin yang biasa diajak berkomunikasi juga akan menangkap apa yang kita ungkapkan. Misalnya diajaka tidur, menyusui dan lain sebagainya.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan stimulasi ini? Stimulasi untuk janin bisa dilakukan ketika janin memasuki usia enam belas minggu atau empat bulan. Pada usia ini janin sudah mulai bisa mendengar, jadi stimulasi suara sudah bisa diberikan. Lakukan stimulasi ini secara teratur, tidak perlu waktu yang lama cukup luangkan waktu selama 5-10 menit.

Selamat menstimulasi calon buah hati.

Rate this article!
Tags:
author

Author: