Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Dasar Hukum Ukhuwah Islamiyah

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara. Karena itu, damaikanlah kedua saudara kalian, dan bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian mendapatkan rahmat.” (QS al-Hujurat :10)

“Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah dan janganlah kamu sekalian berpecah belah, dan ingatlah nikmat Allah atas kamu semua ketika kamu bermusuh-musuhan maka Dia (Allah) menjinakkan antara hati-hati kamu maka kamu menjadi bersaudara.” (QS. Ali Imran :103).

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah bagaikan satu jasad, jika salah satu anggotanya menderita sakit, maka seluruh jasad juga merasakan (penderitaannya) dengan tidak bisa tidur dan merasa panas.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Orang muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak akan menganiayanya dan tidak akan menyerahkannya (kepada musuh). Barang siapa ada di dalam keperluan saudaranya maka Allah ada didalam keperluannya. Barangsiapa menghilangkan suatu kesukaran dari orang muslim, maka Allah akan menghilangkan satu kesukaran-kesukaran yang ada pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah akan menutupu (aibnya) pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Syarat syarat untuk menciptakan ukhuwah Islamiyah :
1. Melakukan dengan ikhlas karena allah SWT dan sesuai dengan kaidah isi Alquran dan sunnah Rasulullah SAW
2. Melakukan dengan ikhlas karena iman dan taqwa yang tak dapat tergantikan oleh apapun
3. Melakukan segala perbuatan sesuai dengan kaidah Islam yang baik dan benar

Hal apa saja yang yang menguatkan ukhuwah Islamiyah?
1). Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai
Bersabda Rasulullah SAW :
“Jika seseorang cinta kepada saudaranya harus memberitahu kepadanya bahwa ia sayang kepadanya karena Allah.” (HR. Abu Dawud)
Anas r.a. berkata: “Ada seseorang duduk di sisi Nabi SAW mendadak ada seseorang berjalan, maka orang itu berkata: Ya Rasulullah saya sungguh cinta pada orang itu. Nabi bertanya: Apakah sudah kauberitahu padanya, bahwa kau cinta padanya? Jawabnya: Belum. Bersabda Nabi SAW : Beri-tahukanlah ia. Maka dikejarnya dan dikatakan kepadanya sesungguhnya saya cinta padamu karena Allah. Jawabnya: Semoga Allah cinta kepadamu, sebagaimana kau cinta kepadaku karena Allah.” (HR. Abu Dawud)
2). Memohon didoakan bila berpisah
3). Menunjukkan kegembiran dan senyuman bila berjumpa
4). Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)
Bersabda Rasulullah SAW: “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, kamu tiada dapat masuk surga sehingga percaya (beriman) dan tidak percaya (beriman) sehingga kasih sayang pada semua manusia. Sukakah saya tunjukkan perbuatan, kalau kamu kerjakan timbul rasa kasih sayang? Sebarkanlah salam di antara kamu.” (HR. Muslim)
5). Mengucapkan selamat atas keberhasilan
6). Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu
7). Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)
8). Memperhatikan dan membantu keperluan saudara
9). Memenuhi hak ukhuwah saudara
Indahnya ukhuwah Islamiyah itu lahir dari dakwah yang indah, pun dakwah itu memerlukan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah para calon penghuni surga.

Rate this article!
Tags:
author

Author: