Pencuri itu Bernama Facebook

Pencuri itu Bernama Facebook

“Facebook, pencuri?”

“Iya!” jawabku sedikit kesal.

“Apa yang dia curi dari kamu?”

“Waktuku. Facebook telah mencuri waktuku.”

Jadwal harian kadang jadi berantakan ketika aku tenggelam di lautan facebook.

Niat awal hanya ingin posting #SarapanKata. Eh, malah asyik melalang buana kemana-mana.

“Perasaan aku tuh cuma baca-baca sekilas doang status teman-teman, mengirimkan komentar pun hanya sebagian saja, nggak sempat semua aku komentari, tapi koq udah jam segini aja ya?” Hmm… salahnya dimana ya? #berpikirkeras..

Aku kadang bingung dengan diriku, untuk facebookan bisa lebih dari 2 jam. Tapi, untuk membaca Al-Qur’an??? Malu menuliskannya, yang jelas lebih sedikit.

Apalagi dibandingkan dengan waktu sholat. Sholat yang biasanya kilat, cuma 5 menit tiba-tiba merasa hebat ketika bisa sampai 45 menit. Beneran bisa 45 menit? Sebenarnya sih itu akumulasi waktu sholat, dzikir dan do’a.

Tapi, tetap saja, 45 menit itu masih kalah dengan waktu facebookan, apalagi whatsappan, hiks. Malu.. Malu sama Allah dan sedih dengan diri sendiri.

Kalau sudah begini, kadang jadi pengen off dari semua sosial media dan ingin menon-aktifkan semua akun.

Bayangkan saja, jika aku masih seperti ini di bulan Ramadhan nanti. Pastilah aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi jika tidak bisa menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untukku mengatur kembali jadwal harian dan mulai mendisiplinkan diri lagi agar tidak membuang waktu dengan sia-sia.

Lebih mengutamakan kegiatan yang lebih prioritas dulu. Seperti sering saya temukan di status whatsapp teman-teman “Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.” Hebat kalau bisa benar-benar bisa mengutamakan Allah dulu sebelum kegiatan dunia lainnya.

Semoga saja ramadhan nanti aku bisa mengisi waktu lebih baik lagi.

Aamiin..

Jika teman-teman mempunyai saran bagaimana cara mengatur waktu, boleh dishare di komentar ya.. Terimakasih teman-teman.. ^___^

#PengingatDiriUntukSayaSendiri

#SarapanKataKMO

#1000PenulisMuda

Tety

Denpasar, 19 Mei 2016

Rate this article!
Tags: