MUKA GAJAH MADA

MUKA GAJAH MADA

“Gagah nggak orangnya” tanya Wiwik.

“Tampangnya kayak Gajah Mada” kata temannya dengan mimik sebel, dengan logat kampungku yang kental.

Aku mendengar itu agak terperanjat. Percakapan itu terjadi di rumah gadang di kampung, bertahun lalu. Aku lupa kapan persisnya. Tetapi seingatku Wiwik dan temannya serta aku dalam usia awal dua puluhan. Dan bahasan yang kudengar, antara Wiwik dengan temannya itu adalah soal cowok. Aku yang tidak tinggal di kampung jadi tahu dari percakapan itu, bahwa jika tampang seorang cowok di bawah standar maka dikatakan mukanya seperti muka Patih Gajah Mada. Teganya!

“Ha? Kenapa Gajah Mada!?” tanyaku lugu, serius.

“Ya, coba aja lihat patung Gajah Mada” kata Wiwik terkikik. “Muka lebar, dagu bergelambir, hidung besar”. Uraian Wiwik disambut tawa ngakak, Uli, temannya. Aku ikut tersenyum.

Sekarang lah aku punya kesempatan membahas muka patih terkenal itu, dalam rangka belajar menulis. Bahwa penampakan wajah Gajah Mada seperti uraian Wiwik, pada patung-patung yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, benar adanya. Tetapi, orang yang membuat patung, dapat referensi dari mana? Aku mencoba search dengan kesimpulan bahwa banyak arkeolog tidak bisa menyimpulkan, seperti apa persisnya tampilan fisik Gajah Mada. Adapun arca yang ditemukan di sekitar situs Majapahit, ditafsirkan berbeda oleh banyak arkeolog, sebagai Gajah Mada atau tokoh terkenal lainnya.

Kembali kepada cekikikan temanku tadi. Apa boleh buat, patih terkenal dalam sejarah klasik Nusantara itu, terlanjur digambarkan demikian. Penampakannya wajahnya tidak bisa diganti lagi menjadi, misal seperti wajah Superman atau Richard Gere.

Bandung, 17 01 2016
Lisa Tinaria

Rate this article!
MUKA GAJAH MADA,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: