Mereka juga butuh bantuan kita

Bulan ramadhan adalah bulan dimana umat muslim berpuasa, tidak makan dan minum dari shubuh hingga terbenam matahari. Pada saat berpuasa, umat muslim dituntut untuk bersabar dan menahan diri dari segala hawa nafsu.

Namun fakta yang sering kita temui disaat hendak berbuka banyak orang yang kalap, membeli beraneka jajanan sebagai menu untuk berbuka puasa. Salah ? tidak , jika di habiskan. Akan tetapi kebanyakan orang hanya memakan dua atau tiga potong kue saja setelah itu kenyang. Itulah yang sering dikatakan oleh orang tua sebagai hawa mata, sebelum berbuka rasanya semua mau dimakan setelah berbuka puasa, sepiring nasi pun tidak sanggup dimakan.

Impactnya apa? Karena banyak makanan yang tidak habis dimakan, kemudian lupa atau tidak bisa dipanaskan ulang mengakibatkan makanan tersebut menjadi basi lalu berakhir di tempat sampah.

Itulah sebabnya selama bulan ramadhan, jumlah sampah menjadi dua , tiga kali lipat dari bisanya. Sayangnya tidak ada penambahan personil untuk mengangkut sampah. Sehingga petugas kebersihan harus bekerja extra agar sampah yang bertumpuk dapat diambil dan dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Coba bayangkan saja, sehari saja sampah tidak terangkut akan mengakibatkan penumpukan sampah apalagi jika terjadi berhari hari tentu selain menimbulkan bau tidak sedap juga dapat mengundang penyakit.

Meski jarang bahkan tidak pernah di liput oleh media, para petugas kebersihan ini sesungguhnya adalah para pahlawan , mereka setiap hari menyusuri gang ke gang, jalan ke jalan untuk mengambil sampah. Kadangkala harus membersihkan dan menyapu sampah yang berserakan di jalan akibat ulah orang orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan.

Mari belajar lebih empati, bantu mereka dengan cara membuang sampah pada tempat yang telah di sediakan, selalu siapkan tempat sampah didalam kendaraan anda, jika tidak, anda dapat mengumpulkan terlebih dahulu sampah anda di dalam sebuah plastik,  untuk kemudian dibuang nantinya di tempat sempah.

Ubah perilaku membuang sampah sembarangan, terlebih lagi anda yang mempunyai kendaraan roda empat atau lebih, membuang sampah seenaknya dari kaca mobil sama saja seperti orang kaya namun tidak berpendidikan.

 

Rate this article!
Tags:
author

Author: