Menulis Untuk Perubahan

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.  Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Begitulah yang dikatakan oleh Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan yang telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing.  Beliau dikenal sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia.  Meski sudah 10 tahun sepeninggal beliau, karya-karyanya tetap melegenda dan dikenang oleh para pecinta sastra tanah air.

Bagi saya, menulis bukan hanya sekedar hobi ataupun kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu luang.  Ada tujuan lain kenapa saya harus menulis.  Sama halnya dengan yang disampaikan oleh mentor saya, Mas Tendi Murti di Kelas Menulis Online Batch 8 yang saya ikuti.  Bahwa menulis bukan hanya sekedar untuk tampil gaya, bukan supaya terlihat keren atau dianggap terkenal.

Menulis tidak terfokus pada keuntungan materiil.  Tapi karena ada impian besar yang ingin kita sampaikan lewat karya yang kita tulis.  Untuk memperbaiki keadaan, memberikan solusi bagi setiap masalah yang dialami orang lain, juga untuk mengungkap sebuah fakta dan kebenaran.

Meski tak harus selalu dalam bentuk buku, sebuah tulisan harusnya memiliki nilai-nilai yang positif.  Karena lewat tulisan tersebut, kita bisa menyampaikan ide, pemikiran atau opini terkait sesuatu hal.  Yang nantinya bisa memberikan dampak serta perubahan terhadap pola pikir pembacanya.

Yah! Begitulah seharusnya alasan dibalik seorang penulis membuat karya tulis.  Menulis untuk meninggalkan jejak, menulis untuk berbagi pengalaman, menulis untuk kebermanfaatan, serta menulis untuk perubahan.

Beberapa buku berikut ini diantaranya telah berhasil membawa pengaruh dan menggeser sebuah peradaban di dunia.

  1. Das Kapital – Karl Mark

Dalam buku ini Karl Mark menuliskan tentang bagaimana ekonomi sosial atau komunis diorganisasikan.  Terlepas dari pengaruh apa yang ditimbulkan oleh Karl Mark lewat tulisannya kala itu, yang jelas buku ini membuktikan bahwa dengan tulisan, kita bisa merubah dunia.

  1. The Origin Of Species – Charles Darwin

Buku ini memperkenalkan teori ilmiah bahwa makhluk hidup berevolusi.  Teori ini kemudian dikenal dengan nama Teori Darwin.  Meski menjadi kontroversi dikarenakan bertentangan dengan teori pencipataan manusia menurut agama, namun buku ini terbukti sempat masuk dan menjadi salah satu materi dalam dunia pendidikan.  Bahkan karena teori tersebut, banyak warga kulit hitam yang akhirnya dibunuh.

  1. Canon of Medicine – Ibnu Sina

Dialah orang pertama yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia untuk pertama kalinya.  Lewat karyanya tersebut Ibnu Sina dikenal sebagai Bapak Pengobatan Modern.  Dan bukunya hingga kini menjadi buku pegangan oleh para dokter di dunia.

  1. Di Bawah Bendera Revolusi – Ir. Soekarno

Siapa yang tak kenal beliau? Bapak Proklamator kita.  Presiden pertama Indonesia.  Buku ini berisi tentang kisah hidup beliau mulai dari masa kecil, remaja hingga akhirnya menjadi presiden Republik Indonesia.  Lewat buku ini beliau berhasil membakar semangat dan menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia untuk menentang sisa-sisa imperialisme barat yang masih dekat dengan kehidupan bangsa.

  1. Laskar Pelangi – Andrea Hirata

Bagi saya, buku ini bukan hanya sekedar sebuah buku fiksi.  Melainkan ada pesan edukatif yang terkandung di dalamnya.  Meski sempat diangkat ke layar lebar, namun buku yang menceritakan perjuangan seorang anak di pedalaman Belitung ini mampu menggugah semangat belajar yang kala itu tengah lesu.  Selain itu pesan-pesan religi juga tersirat dalam setiap dialog atau percakapan yang tertulis dalam kisahnya.

Begitu banyak buku-buku yang ditulis bukan hanya untuk sekedar mencari royalty, melainkan untuk berbagi kisah, pengalaman, dan memberi dampak perubahan.  Oleh karena itu, jika saya ditanya kenapa harus menulis? Maka saya akan menjawab, saya menulis karena ingin membuat sebuah karya yang mampu memberikan perubahan bagi diri saya khususnya, serta bagi orang lain pada umumnya.

Sidoarjo, 16 Desember 2016

Septi Mariyah Ulfah

Peserta KMO Batch 8

Kelompok 8

Rate this article!
Menulis Untuk Perubahan,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply