Menikmati kuliner dan suasana Kota Palembang di akhir pekan

Menikmati kuliner dan suasana kota Palembang di akhir pekan

Palembang salah satu kota terbesar di pulau sumatera. Pembangunan terlihat jelas dari awal saya menjejakkan kaki di bandara kota ini. Kota ini sedang membangun LRT yang menghubungkan bandara sultan Baddarudien 2 ke stadion Jaka Baring . Pembangunan LRT ini adalah salah satu sarana yang disiapkan untuk menjadi tuan rumah Asean Games tahun 2018 mendatang. Selain Asean Games, Palembang juga direncanakan akan menjadi tuan rumah MotoGP, jadi nanti saya gak usah pergi ke sirkuit sepang malaysia kalau ingin nonton Si Ganteng Pedrosa balapan di sirkuit…horeeeee.
Akhir pekan adalah waktu yang sangat tepat untuk berkeliling kota Palembang, selain kita bisa menikmati dan sekedar cuci mata di mall-mall cantik di kota palembang, kita juga bisa wisata kuliner karena banyak makanan makanan khas Palembang yang menunggu untuk disantap mulai dari pem-pek palembang, mie celor, and tentu saja duriaaaan lahat sahabat.
Warung-warung pem-pek bertebaran di kota palembang, beberapa merk terkenal adalah pem-pek vico, pem-pek candy, dan masih banyak lagi merk yang lain, mie celor yang terkenal adalah mie celor pasar 16 ilir….kalau durian ya durian lahat (1 kabupaten, 7 jam dari palembang yang juga daerah tambang batubara).
Tambang batubara di Palembang tersebar di kabupaten lahat dan pendopo, meskipun batubaranya muda tetapi masih laris dijual ke power plan dan pabrik-pabrik semen baik dalam maupun luar negeri.
Kalau mau cuci mata di mall, kita bisa juga wisata kuliner atau nonton bioskop. Saya lebih suka nonton di cinemax di Mall Palembang Icon karena bioskopnya sangat bangus dan nyaman. Serta judul-judul filmnya yang up to date.
Taman-taman di kota ini juga bisa dijadikan tempat berwisata di akhir pekan, karena beberapa taman kota dilengkapi dengan danau-danau buatan yang cukup luas. Kita bisa berlari pagi or berjalan santai mengelilingi danau-danau buatan tersebut atau sekedar memancing di beberapa danau yang memang diperbolehkan untuk memancing.
Salah satu keinginan yang belum terpenuhi saat mengunjungi palembang adalah berfoto selfie dengan latar belakang jembatan ampera yang merupakan icon nya kota Palembang. Saya baru bisa memfoto jembatan ampera dari dalam mobil saja. O ya di kota palembang juga ada beberapa distro yang menawarkan kaos khas bertuliskan palembang, jembatan ampera dan pem-pek sebagai icon kota, bahan kaosnya juga cukup bagus untuk dijadikan buah tangan bagi anak-anak ataupun keluarga dengan harga yang relatif masih terjangkau menurut saya.
Berikut info biaya wisata ke palembang:
Tiket jkt – plb pp 1 juta (pantengi terus traveloka untuk promo lion or batik air)
Hotel 300-500 ribu
Transportasi saran saya mending naik gojek murah meriaaah
Oleh-oleh sediakan budjet 500rb – 1 jt (biar kenyang)
Durian 15rb-50rb per buah
Besar dan kecilnya biaya, tergantung pilihan tempat kuliner dan transportasi yang anda pilih sahabat.

Akhirnya saya ucapkan selamat menikmati kota Palembang, jangan lupa oleh-oleh kaos dan pem-peknya. To be continue……..

Tags:
author

Author: