Menikmati Indahnya Kota Balikpapan

Menikmati Indahnya kota balikpapan

Balikpapan adalah ibukota kalimantan timur, balikpapan adalah kota yang dinobatkan sebagai kota paling nyaman untuk di huni di Indonesia, setiap sudut kotanya diperhatikan betul kebersihan dan kerapihannya, setiap beberapa hari sekali, aspal jalan raya dicuci dengan mobil khusus dari dinas kebersihan kota. Pertama kali menginjakkan kaki di balikpapan, sangat terasa aura rapih dan nyamannya. Bandara balikpapan sangan elegant dengan duty free berjejer rapi di kiri kanan jalan menuju / dari terminal keberangakatan/ketibaan. Meskipun ruang tunggu masih disatukan, hal itu tidak mengurangi suasana nyaman yang tercipta disana. Ikon pariwisata kota ini adalah laut dan kulinernya, tempat-tempat makan bertebaran di pinggir-pinggir laut, hotel juga tak mau kalah, banyak hotel yang menawarkan view pantai di sebelah belakangnya. Kemudian penyewaan spèed boat dan jet sky juga tak kalah ramai memberikan pilihan kegiatan wisata untuk para pelancong asing maupun domestik. Di balikpapan banyak kita jumpai wisatawan asing, karena selain berwisata banyak diantara mereka yang merupakan karyawan perusahaan oil and gas. Balikpapan terkenal juga sebagai kota transit para expatriat yang bekerja di perusahaan minyak lepas pantai disana. Kondisi ini membuat biaya hidup di balikpapan melambung tinggi sehingga bila sahabat mau berwisata ke balikpapan, tentu saja harus merogoh kocek lebih dalam untuk hotel dan makanan serta menyewa jet sky atau speedboat untuk memancing di laut.
Kuliner yang terkenal di balikpapan adalah seputar seafood seperti kepiting dandito, sate kerang, lobster dan makanan laut lainnya.
Selain wisata pantai di siang hari, di malam hari juga banyak kedai-kedai pinggir laut yang menawarkan makanan dan tempat makan lesehan sambil menikmati angin laut di malam hari.
Mall-mall besar juga bertebaran di kota ini, menyuguhkan berbagai brand ternama dan tak kalah dengan mall-mall di jakarta.
Bila sahabat tak puas hanya berkunjung ke balikpapan, sahabat bisa meneruskan ke samarinda (3 jam perjalanan), atau derawan di berau (naik pesawat lagi 1x). Insya Allah, mengenai samarinda dan berau akan saya ulas di pertemuan selanjutnya.

Rate this article!
Tags:
author

Author: