Menghargai waktu berlalu dengan menulis

“Menghargai waktu berlalu dengan menulis”. Waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Waktu tak pernah bisa ditangkap, digenggam didekap atau diikat. Allah SWT dlm kitab sucinya bersumpah “wal ashri” dan demi masa (waktu).


Penulis dengan rendah hati mengharap ridho-Nya pada 2 point kalam Nya “amilusholihat” dan watawa shaubil haqi watawaa shaubi shobri”. Satu-satu nya cara untuk mengabadikan momentum yang berlalu bersama cepatnya waktu adalah dengan ditulis direkam, dikaryakan niscaya tak cuma ingatan dan bayangan dalam benak saja melainkan manfaat itu akan bergulir dan mengalir (jariyyah) seperti derasnya arus air bersama sang waktu.


Albert einstein melalui teory relatifitasnya berseru bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Semua tulisan dalam website ini adalah karya alamiah dan orisinil. Yang dengan rendah hati dan mengharap ridha sang maha tinggi pengarang berharap akan ridha-Nya. Waktu serasa cepat berlalu, hingga tak terasa sudah menghantarkan kita pada saat yang lebih cepat.


Sangat disayangkan jika berlalunya waktu tak kita hargai dan dibiarkan begitu saja. Merugi- (al-husr). Sikap bijak untuk taat, menebar manfaat dan mengharap ridha-Nya adalah menghargai waktu berlalu dengan menulis.


Depok, 24 February 2016

Lukmanul HM |PinBB : d0bd7bf5

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply