MELANKOLIS, ‘SI GALAU’  YANG SEMPURNA

Mendengar kata melankolis secara otomatis kita akan berpikir bahwa itu adalah sifat orang yang mudah melow, gampang galau, selalu sensitif, begitu kah? Ada benarnya sih, tapi supaya lebih kenal dengan si melankolis ini, kita simak dulu yuuk…

Melankolis berasal dari kata melanchole (bahasa Yunani) yang berarti empedu hitam. Empedu hitam adalah salah satu dari empat cairan yang ada dalam tubuh dan berhubungan dengan sifat manusia. Empedu hitam mempengaruhi rasa kesedihan, itu yang menyebabkan mengapa orang yang melankolis mudah murung dan tertekan. Hal ini merupakan kekurangan dari Melankolis, padahal julukan untuk tipe ini adalah “Si Sempurna.” Lho kok bisa ya? Bisa dong…

Tipe melankolis justru merupakan tipe yang paling berbakat dibandingkan dengan tipe kepribadian lainnya. Pada dasarnya mereka memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, pemikirannya kritis, perfeksionis, menghargai seni dan juga memiliki insting dan sebagai penemu. Mereka sangat teliti dalam hal mengamati, mendengar dan menganalisa. Jadi kalau sudah ketemu angka, grafik, hitungan yang njelimet, mereka akan mengerjakan dengan senang hati hingga tuntas.

Namun karena sifatnya yang perfeksionis, ingin mengerjakan segala hal dengan sempurna, mereka menjadi terlalu berhati-hati. Bahkan terkesan lamban dan ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan tindakan. Sehingga mereka seringkali tidak bisa menampilkan kemampuan dirinya di hadapan umum dan hanya menjadi orang “di belakang layar”. Ditambah lagi dengan kesenangan mereka untuk selalu mengikuti aturan yang ada, tidak suka mendesak dan tidak berambisi menjadi pimpinan suatu kelompok.

Dalam pergaulan, tipe melankolis akan merasa akrab dan nyaman dengan orang-orang bertipe kepribadian Plegmatis karena mereka memiliki banyak kesamaan. Plegmatis yang diberi julukan “Si Juru Damai” juga bersifat kalem, pendiam dan senang berada di belakang layar.

Agar lebih mudah mengenali apakah seseorang itu tipe Melankolis, ada beberapa ‘petunjuk’ yang mudah dilihat tentang mereka, antara lain adalah:

  • Sering menggunakan kata “tergantung” atau kata sejenisnya, yang menujukkan bahwa banyak sekali hal-hal yang menjadi pertimbangannya.
  • Sering mengucapkan kata “maaf” atau sejenis.
  • Sangat peka dan sensitif saat mendengarkan cerita orang lain, bahkan bisa menyebabkannya menangis.
  • Model pakaiannya selalu konservatif, tidak mau mencoba model yang up to date.
  • Mereka tidak senang jika dikritik, tapi senang mengkritik.
  • Karena sifatnya yang perfeksionis, mereka selalu mengutamakan kualitas atau prestasi dalam pekerjaannya.
  • Membutuhkan ruang untuk sendiri.
  • Menyukai ketenangan dan stabilitas dalam kehidupannya
  • Sangat membutuhkan dukungan orang tua.
  • Mereka tidak menyukai hal-hal sepele.
  • Tidak suka jika diolok-olok.

 

Nah, jika kamu mempunyai teman dengan tanda-tanda seperti di atas, artinya mereka adalah Si Melankolis. Dengan demikian kamu bisa tahu bagaimana cara membina hubungan yang baik dengan mereka. Seperti pepatah bilang, “tak kenal maka tak sayang”.

 

#sarapankataKMO03

#1000penulismuda

#KMOIndonesia

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply