MASA PUBER KEDUA

MASA PUBER KEDUA

BISMILLAH….

Ketika artikel ini saya buat terinspirasi dari penumpang bus jurusan Surabaya ke Tulungagung, waktu itu saya mau pulang liburan dari Surabaya. Tontonan gratis yang tidak akan pernah saya lupakan dan bisa menjadi  pelajaran berharga buat diri sendiri. Suasana bis itu begitu sesak sehingga banyak penumpang yang berdiri,waktu itu saya duduk kursi dibagian belakang sendirian. Disamping saya ada sepasang yang sedang dimabok cinta sehingga tidak memperdulikan suasana bis yang pengap dan padat,seakan mereka terbuai dengan dunia mereka sendiri. Ada pria bertubuh sedang berpenampilan rapi dan agak perlente,sisirnya licin banget. Dan dijarinya ada akik bermatakan seperti permata berkilau banget. Sepintas dandanan pria itu menurutku tak wajar untuk seusianya. Pria itu kira-kira berusia setengah abad duduk dengan mesra dengan seorang gadis yang mungkin pantas jadi anaknya, saling memandang penuh manja dan saling memegang tangan dengan eratnya seakan tak mau terpisahkan. Dengan kedua kaki yang ditumpangkan satu sama lain seakan mereka hanya berdua saja dalam bis itu.

Yang saya amati orang yang berpenampilan seperti itu biasanya mengalami krisis identitas disebut juga puber kedua, karena sipria itu berusaha memantaskan diri bertingkah seperti remaja yang sangat memperhatikan penampilannya sehingga senang mencoba sesuatu yang baru.Pada hakekatnya biasanya pria berusia diatas 40 tahun mengalami perubahan secara fisik atau psikologis. Dalam level ini pria biasanya akan menarik perhatian wanita yang bukan istrinya,dan genit seperti remaja. Sehingga selalu memperhatikan segi kerapiannya dan lebih-lebih secara seksual juga lebih aktif. Biasanya pria dalam usia seperti ini mempunyai komitmen besar kepada profesi yang ia pilih. Namun secara psikologis pria akan lebih cemas dengan masalah perubahan fisik yang dialami,tapi yang saya amati istilah puber kedua malah dikaitkan dengan mata keranjang dan perilaku seksual yang semakin bertambah.

Bisa dikatakan kaum prialah yang mengalami puber kedua, hal ini merupakan mekanisme pertahanan mereka mengatasi kecemasan. Tak jarang pria-pria seperti ini mencari tempat pelampiasan terhadap kecemasannya. Kalau diusia tua pria ini malah “Melepas dahaga” Sehingga membuat tidak harmonis dalam keluarga. Rumah tangga yang tidak harmonis biasanya kurangnya komunikasi antar kedua belah pihak. Saling tutup mulut tidak tahu apa yang dikatakannya,s ehingga sipria punya temen curhat wanita lain. Pertama-tama tidak ada apa-apa, dan ketika lama kelamaan saling menemukan kecocokkan sehingga peran istri pria itu terampas oleh temen curhatnya, Itulah kita harus punya batasan kepada orang lain apa dan bagaimana dalam bersikap. Untuk melanggengkan perkawinan dalam masa ini diperlukan peran serta keduanya dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap keduanya. Dan istri hendaknya paham apa yang dialami suaminya dalam masa puber kedua. Dan berusaha membantu mengatasinya,begitulah sekelumit artikel yang saya buat berdasarkan fakta dilingkungan. Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan tidak pantas dan terus menjadi pribadi yang lebih baik amiin.

WRITTER

TERATAI

 

 

 

 

Rate this article!
MASA PUBER KEDUA,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Leave a Reply