Kisah Dalam Al Qur’an Mengenai Kejujuran

Tidak dapat dipungkiri, Al Qur’an dan Hadist adalah tuntunan umat Islam dalam menjalani hidup. Tidak terkecuali dalam hal kejujuran.

Bagi anak, kisah dalam Al Qur’an, selain sebagai kisah sebelum tidur, juga dapat membentuk sikap mereka. Jika sebelumnya kita berbicara mengenai bagaimana jika anak berbohong, hari ini kita akan bicara mengenai kisah dalam Al Qur’an yang dapat mengajari anak untuk bersikap jujur. Seperti apa kisahnya? Yuk kita baca bersama.

“Kisah Terbongkarnya Pembunuhan Anak Kecil”

Pada zaman Nabi Musa, hiduplah seorang laki-laki dari Bani israil yang sangat kaya. la hanya memiliki seorang putra yang masih kecil. Tapi ia juga mempunyai seorang keponakan yang ingin menguasai hartanya. Maka keponakan itu membunuh putra pamannya itu, dengan tujuan mendapatkan warisan dari harta pamannya.

Lelaki kaya itu sangat bersedih atas terbunuhnya sang putra. la menuduh penduduk pinggiran kotalah yang membunuh putranya, karena mayat putranya ditemukan di dekat kampung mereka. Namun mereka semua membantah tuduhan itu, sehingga sang ayah menemui Nabi Musa untuk mengadukan apa yang menimpanya dan meminta solusi kepadanya.

Setelah sang ayah mengadukan masalahnya, Nabi Musa meminta kepada orang-orang yang tertuduh telah membunuh anak kecil itu untuk menyembelih seekor sapi betina. Setelah itu, Nabi Musa baru akan memberi tahu siapa sebenarnya si pelaku pembunuhan.

Mereka bingung atas permintaan Nabi Musa dan menganggap bahwa Nabi Musa mempermainkan mereka, sehingga mereka banyak bertanya perihal sapi yang akan disembelih, yang justru menyulitkan mereka sendiri.

Akhirnya mereka melaksanakan perintah Nabi Musa dan menemukan sapi betina yang hendak disembelih. Nabi Musa pun menyembelih sapi itu dan mengambil lidahnya. Lalu memukulkan lidah sapi itu ke tubuh mayat sang anak. Dengan izin Allah, seketika anak itu hidup kembali dan menunjuk si pembunuh dengan tangannya. Setelah itu, anak kecil yang hidup kembali itu berbicara dan menceritakan peristiwa yang sebenarnya.

Setelah menceritakan peristiwa yang sebenarnya, anak kecil itu kembali diwafatkan oleh Allah SWT. Si pembunuh akhirnya ditangkap dan mendapatkan balasan yang setimpal.

Berdasarkan QS Al-Baqarah: 67-73
Sumber : Al-Qur’anku for Kids

Pembelajaran yang kita dapatkan adalah:
1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Maha Mengetahui. Meskipun manusia tidak mengetahui, tapi Allah tahu.
2. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
3. Iri hati dan dengki tidak akan membawa keberkahan baik di dunia maupun di akhirat. Maka hilangkanlah rasa itu dari dalam hati.

Semoga dengan kisah ini, anak akan belajar untuk berkata jujur ya. 🙂

(Ayas Ayuningtias)
#SahurKata #KMO13

Artikel mengenai “Ketika Anak Berbohong” ada di link ini : http://www.sarapankata.com/ketika-anak-berbohong

Tags: