Kiat Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Di pentas seni pada acara wisuda anak TK, terlihat Dila menyanyi dengan sangat percaya diri. Dia bernyanyi sambil melenggang-lenggokkan tubuhnya. Semua guru, orang tua murid dan teman yang  menyaksikannya bertepuk tangan dan memuji penampilan Dila.

Ibunya Leni berkata “ Seneng banget ya punya anak kayak Dila, berani tampil di depan panggung. Pantas saja Dila berani tampil, orangtuanya kan seniman pasti menurun dari orang tuanya. Kalau Leni anak saya, jangankan tampil nyanyi di panggung, ketemu orang baru aja pasti langsung sembunyi. Padahal sudah saya suruh untuk berani tetap saja anaknya pemalu”.

Apa yang dibilang ibunya Leni tidak sepenuhnya benar. Memang kadang bakat diturunkan oleh orangtuanya tetapi kepercayaan diri itu bisa dipupuk dan ditumbuhkan. Anak dengan karakter Influence /sanguinis memang punya karakter seperti itu tapi anak dengan karakter  lainpun bisa seperti itu bila rasa percaya dirinya sering dilatih.

 Apa saja yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak ?

  1. Biasakan anak bertemu dengan orang banyak

Jangan terlalu over protectif terhadap anak. Biarkan dia mempunyai teman main di luar rumah tetapi tetap dalam pengawasan anda.  Jangan terlalu mengurungnya di rumah tidak mempunyai teman dengan alasan lebih aman bermain di rumah.  Karena anak yang asosial atau kuper itu juga mempengaruhi rasa percaya dirinya. Bila anda kedatangan tamu, biasakan anda memperkenalkan anak. Dengan begitu dia terbiasa bertemu dengan banyak orang dan tidak canggung bertemu orang banyak.

  1. Mintalah anak anda mempertunjukkan kemajuannya apapun yang sudah dicapainya 

 Mintalah dia menunjukkan kemajuannya di hadapan seluruh keluarga misalnya lagu yang baru di berikan di sekolah, puisi, gambar ataupun bacaan doa yang dia sudah kuasai. Berikan pujian terhadap kemajuan apapun yang dia peroleh, sekecil apapun kemajuan apapun yang dia capai. Pujian tulus anda akan membangkitkan rasa percaya dirinya dan membangkitkan semangatnya. Bila dia sudah berani tampil di depan anggota keluarga, lambat laun dia akanhttp://www.highwoodnursery.co.uk/img/about-golden-rules.jpg berani tampil di depan orang banyak.

  1. Mengikutsertakan anak dalam kegiatan diluar pelajaran sekolah sesuai dengan minat anak

Anak bisa mengikuti kelas menggambar, tari, beladiri, menyanyi, dll. Berkumpul dengan teman yang mempunyai minat dan keinginan yang sama akan memunculkan sikap percaya dirinya sehingga dia mampu tampil di depan orang banyak dengan tidak canggung.

  1. Jangan memarahi atau mengejek anak apabila dia tidak berani melakukan sesuatu

Yang harus dilakukan adalah memunculkan rasa percaya dirinya. Jika anda memarahinya atau mengejeknya bukan saja dia akan semakin kehilangan rasa percaya dirinya tetapi dia akan menganggap dirinya memang penakut.

  1. Berikanlah dukungan dan motivasi anda padanya

Berikan motivasi padanya untuk melakukan apa yang dilakukan sesuai keinginannya. Berusaha membiasakan agar anak selalu berani mengutarakan pendapatnya dan hargailah apapun idenya. Tanamkan padanya bahwa apapun yang dia inginkan dia BISA melakukannya Dengan demikian kepercayaan dirinya akan muncul.

Memupuk rasa percaya diri pada anak memang tidak mudah. Perlu dukungan, motivasi dan stimulus secara terus menerus. Anak yang tidak percaya diri akan mengalami kesulitan dalam interaksi sosialnya. Mereka akan takut untuk menghadapi lingkungan baru dan tidak mandiri. Kepercayaan diri yang ditumbuhkan sejak dini akan membuatnya kelak menjadi orang yang berbahagia, penuh empati, mempunyai harga diri yang tinggi dan unggul di bidang yang menjadi minatnya.   

Salam,
Tita Dewi Utara

KMO 07

Sarapan ke 23

 

 

author

Author: 

Leave a Reply