KIAT MENGAJAK SI KECIL KE TEMPAT UMUM

Pernahkah anda mengalaminya, saat anda mengajak keluarga makan disebuah restoran, kemudian tiba-tiba si kecil ngambek, nangis dan minta pulang? padahal baru saja makanan terhidangkan dimeja. Atau ini juga bisa terjadi saat anda sedang berada di Mall untuk berbelanja pakaian si kecil.  Ketika baru mencoba beberapa pakaian, si kecil mengamuk, menangis ataupun menjerit-jerit. Tentunya anda sebagai orangtua kadang merasa malu dan risih bila hal itu terjadi pada anda. Oleh karena itu sebelum pergi ke tempat umum, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan agar kejadian seperti itu tidak terjadi.

  1. Buat peraturan ketika anda akan mengajak si kecil

Tentunya peraturan ini diberlakukan bila si kecil sudah berumur diatas 3 tahun. Karena pada usia ini, anak sudah bisa diajak untuk “berkompromi”. Misalnya ketika anda akan membeli sebuah hadiah ulang tahun untuk anak dari seorang teman. Anda bisa jelaskan kepada si kecil bahwa anda dan dirinya akan pergi ke toko mainan untuk membeli sebuah hadiah. Sebagai contoh ilustrasi dari sebuah “kompromi” itu sebagai berikut: “Nak, kita akan pergi ke toko mainan untuk membeli hadiah buat anak teman mama, tapi kita cuma beli itu saja ya? Tidak beli apa-apa lagi karena semua mainan adik masih bagus.  Atau contoh ilustrasi lainnya ketika anda mengajak si kecil pergi ke supermarket, “Nak, kita akan pergi ke supermarket, disana mama akan membeli keperluan dapur. Adik disana tidak boleh meminta permen ya?. Maka dari situ dapat disimpulkan bahwa sistem “kompromi” dengan memberikan sebuah penjelasan kepada anak menjadikan si anak akan lebih memahami dan mengerti sebuah kondisi sehingga si anak mengetahui batasan untuk bersikap saat bersama anda.

  1. Segera bawa keluar ruangan dan biarkan situasi mereda

ketika anda dan anak anda sedang berbelanja ke supermaret, tiba-tiba anak anda menangis, menjerit. Anda harus membawanya keluar ruangan untuk menenenangkan suasana. Membiarkannya sampai tenang. Maka selanjutnya lakukan interaksi seminimal mungkin dengan anak. Jangan membentak ataupun memarahinya apalagi mencubitnya karena justru itu akan semakin memicu “ledakan” kemarahannya. Setelah anak anda tenang, anda bisa mengkomunikasikannya dengan baik menggunakan bahasa seusianya agar mudah dipahami, dengan kelembutan dan ketegasan sikap ketika anda akan beranjak kembali menuju ke sebuah ruangan. misalnya dengan berkata,  “Kita akan masuk ke dalam, meneruskan jalan-jalan dan bersenang-senang kalau kamu sudah tidak marah lagi. Bagaimana?”

  1. Pahami keadaan fisik anak

Anak-anak itu aktif, banyak geraknya. Mereka bisa berlarian kesana kemari sesuka hati mereka, sementara anda memilih barang belanjaan di supermarket misalnya. Dengan demikian ketika anda masih belum selesai berbelanja, mereka sudah kelelahan dan mengantuk. Janganlah memaksakan si kecil karena kemampuan fisik si kecil juga terbatas. Mereka mudah bosan dan sering kehilangan kontrol ketika lelah. Jika terpaksa, persingkatlah waktu belanja anda.

  1. Biasakan membuat list belanjaan atau rencana sebelum pergi berbelanja

Dengan membuat list, maka waktu berbelanja anda akan menjadi  lebih cepat. Anda juga menjadi lebih terarah karena sudah direncanakan. Si kecil juga tidak akan bosan karena terpaksa mengikuti acara belanja anda yang memakan waktu banyak.

  1. Jangan biasakan memberi hadiah pada anak sebagai iming-iming

Orangtua biasanya mudah memberikan hadiah bila anak berhenti melakukan hal yang buruk selama di tempat umum. Hal ini tidak mendidik dan kadang juga tidak membuatnya menjadi berperilaku baik. Maka bila anak anda berperilaku baik, cukup berikan anak anda sebuah pujian tulus dan pelukan hangat anda. Katakanlah bahwa anda sangat senang dengan perilaku baiknya.

  1. Melibatkan anak dalam kegiatan belanja

Anda bisa membuat jadwal berbelanja anda dan si kecil menjadi menyenangkan dengan melibatkan sikecil dalam memilih barang belanjaan yang akan anda beli, misalnya “Nak, tolong ambilkan mama satu sabun yang berwarna hijau itu ya”, atau “Kita akan membeli buah, kamu ingin makan buah apa? Coba tolong mama pilihkan dan hitung buahnya”. Maka si kecil akan merasa senang sekali dan secara tidak langsung si anak seperti menemukan sebuah tantangan ketik anda menyuruhnya untuk membantu anda. Setali tiga uang, dari situ anda juga bisa mengajarinya untuk menghitung buah-buahan atau belajar untuk mengetahui warna dari sebuah benda. Maka ketika si kecil senang, anda pun tenang dan acara belanjapun jadi menyenangkan.

Jadikan acara anda menyenangkan dengan merencanakan sesuatu sebelum memulainya, baik itu ketika anda mempunyai agenda untuk makan diluar, atau ketika anda akan pergi berbelanja atapun ketika anda akan pergi ke tempat umum lainnya. Dengan merencanakan segala sesuatu sebelumnya, maka anda tidak perlu khawatir lagi jika harus mengajak si kecil ke tempat umum.

Salam,

Tita Dewi Utara

KMO 07

Sarapan Kata ke 28

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply