Keutamaan Sabar bagi Seorang Istri

Tidak setiap perempuan yang menikah beruntung mendapatkan suami yang baik, sabar, pengertian dan kriteria-kriteria suami ideal lainnya. Sering banyak istri harus menerima perlakuan-perlakuan kasar dari suaminya. Kemarahan, caci maki, atau tindakan-tindakan yang menyakiti baik fisik maupun psikis hanya karena kesalahan-kesalahan sepele. Apa yang harus mereka lakukan? Apakah mereka harus minta cerai? meninggalkan suami dan anak-anak mereka? …
Jika mereka mampu, salah satu yang dapat mereka lakukan adalah BERSABAR. Karena sabar adalah lebih utama bagi wanita sholehah. Sabar adalah sesuatu yang dicintai Allah, sedangkan bercerai adalah sesuatu yang dibenci Allah walaupun halal. Kecuali suami suami tersebut musyrik atau keluar dari agama Islam dan membahayakan keselamatan diri keluarganya baik istri maupun anak. Jika tidak maka sabar adalah lebih utama.
Sabar yang dimaksud disini adalah: Sabar untuk tetap dalam ketaatan kepada Allah, menahan diri untuk tidak mengerjakan dosa dan kemaksiatan dan sabar dalam menerima musibah kesedihan yang menimpanya ini.

Sabar adalah sesuatu yang mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. Jadi bagaimana agar seorang istri dapat tetap bersabar?:

1. Mengingat-ingat dalam Al qur’an dan Al hadits tentang keutamaan orang yang bersabar. Diantaranya adalah surat az zumar ayat 10:
“…hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
dan juga al baqarah ayat 45:
“Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat …”

2. Tidak membalas keburukan dengan keburukan.
Apapun keburukan yang dilakukan suami, istri jangan ikut-ikutan melakukan hal yang sama. Suami selingkuh, istri juga membalasnya, suami marah istri lebih marah lagi, suami keluar kota, istri keluar negeri.
3. Bermohon kepada Allah.
Bangun di malam hari bermohon kepada Allah, hendaknya Allah berikan hidayah dan kelembutan hati kepada suami karena hanya Dialah yang mampu merubah segala sesuatu.

Wallahu ‘alam bis shawab.

Rate this article!
Tags:
author

Author: