Ketika Jodohku Datang Terlambat

Ngomongin soal jodoh emang gak ada habis-habisnya ya guys, apalagi bagi kita-kita yang masih jomblo, eits kita? Kamu aja kali. Bagi para jomblo pengen cepet-cepet ketemu sama jodohnya, secara ajal tidak ada yang tahu kapan akan menjempu dan mati juga belum tentu masuk surga. Jadi wajar kalau ingin menikmati surga dunia yang kelak dapat digunakan untuk menabung pahala dan ketika punya keturunan yang sholeh dan sholeha dapat menjadi amal jariyah ketika meninggalkan dunia untuk selama-lamanya.

Fenomena jodoh ini pasti selalu seru. Seminar-seminar, bedah buku jodoh dan lain sebagainya yang membahas tentang jodoh pasti akan ramai peminatnya. Apalagi bagi yang masih sendirian dan masih kebingungan mencari jodohnya pasti akan selalu hadir pada acara-acara tersebut. Mungkin ketika berada di acara-acara tersebut memiliki keyakinan bahwa saya bisa mendapatkan jodoh tersebut tetapi begitu acara selesai hilang keyakinannya, percaya dirinya hilang entah kemana

Mendapatkan jodoh mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang mudah tapi belum tentu bagi sebagian yang lain. Sudah banyak jalan yang ditempuh, entah mencari langsung, dikenalkan oleh guru, teman bahkan dijodohkan oleh orang tua sekalipun tapi yang namanya belum jodoh ya pasti gagal juga. Kadang heran lihat temen baru kenal sebentar, eh 3 bulan dari itu langsung kasih undangan, coba siapa yang gak sakit nerima undangan itu, lha orang yang udah mati-matian mencari pasangan hidup sampai sekarang belum mendapatkan jodohnya. Gimana gak kasihan coba?

Waktu terus berjalan, ketika dewasa setiap orang pasti mendambakan seseorang yang akan menjadi teman hidupnya baik dikala senang maupun susah, menjadi tempat berbagi, berkasih sayang, mencurahkan perasaan dan menjadi bagian yang saling menyempurnakan satu sama lain. Jodoh, ya sebuah kata yang memiliki banyak makna, dan arti. Hal yang akan selalu ditanyakan oleh orang tua ketika anaknya menginjak dewasa dan so pasti akan ditanyakan oleh teman-temannya ketika umur yang sudah matang tetapi belum berumah tangga.

Marah, gusar, kesal, sedih dan perasaan campur aduk lainnya jika hal ini terus-menerus menjadi pertanyaan bagi yang masih sendirian, bahkan malah ada yang sering menghindar agar pertanyaan ini tidak diajukan kepadanya, seperti dengan tidak berkumpul bersama keluarganya pada hari Lebaran atau pada acara-acara keluarga lainnya. Pertanyaan maut yang bagi seorang jombo harus dihindari, ya karena bukannya dicarikan jalan keluar malah jadi bahan ejekan. Inget umur udah berapa? Kok belum nikah-nikah juga? Lah kalau emang belum ketemu sama jodohnya mau gimana lagi. Mending kalau dicariin, dimintai doa aja gak mau. Gimana gak marah ya Allah.

Bagi yang belum memiliki jodoh akan menjawab saya ingin jodoh yang sempurna, sholeh atau sholeha, hafal Al Quran, cantik dan gantenglah yang pasti, kalau bukan PNS ya pegawai BUMNlah atau pengusaha yang bisnisnya sudah menggurita di mana-manalah, harus keturunan baik-baik dan semuanya harus ok titik. Wow ngeri juga ya kalau kriterianya seperti itu.

Rate this article!
author

Author: