KENAPA HARUS NULIS?

Nama : Elisa Lewizza

KMO 8 (kelompok 3)

Jika dihadapkan pada pertanyaan seperti judul di atas, tentunya akan sangat beragam jawaban yang bisa diberikan. Bisa jadi karena seseorang gemar menulis, ingin menjadi orang terkenal dengan menerbitkan buku, atau mengukir sejarah bagi perjalanan hidupnya, mencari uang dengan berprofesi sebagai  penulis atau wartawan dan masih banyak lagi kemungkinan jawaban yang ada.

Tetapi dari sekian jawaban, maka motivasi seseorang untuk menulis secara tidak langsung akan menjadi seleksi alam juga, karena hanya penulis sejatilah yang akan bertahan tetap menulis dan berkarya pada akhirnya.
Mengingat kembali ke masa kecil penulis, yang lahir dan besar dalam keluarga gemar membaca, khususnya ayahndanya. Dimana koleksi buku yang tersimpan di rak buku orang tuanya membuat penulis termotivasi untuk menjadikan membaca buku sebagai salah satu kegemaran dan gaya hidup penulis dari kecil. Kegemaran  ini membuatnya mulai menyukai untuk menulis puisi, kesukaan ini timbul saat penulis mulai duduk di bangku sekolah menengah pertama. Dan terus berkembang hingga memasuki sekolah menengah atas, dimana penulis dipercayakan oleh sekolah untuk ikut mengelola majalah dinding, pada masa remaja tersebut penulis juga mulai belajar membuat cerita pendek.

Boleh dibilang ‘warisan’ yang masih ada hingga saat ini adalah buku-buku dari sang Ayahanda, dimana buku-buku tersebut kebanyakan sudah tidak diterbitkan lagi, dan tentu saja itu akan menjadi buku yang langka dan berharga.

Dari koleksi buku yang dimiliki ayahandanya, ada salah satu karya penulis berkebangsaan Jerman yang sangat mempengaruhi kehidupan penulis, membuatnya bisa belajar untuk menghargai sebuah persahabatan, betapapun Tuhan menciptakan keragaman karena Dia mencintai  bangsa-bangsa dan keragaman itu indah dan mewarnai dunia.

Nama penulis berkebangsaan Jerman itu adalah Karl May, buku-bukunya banyak mengisahkan tentang  kisah petualangan, baik di Barat maupun di Negeri Balkan.

Salah satu karya yang paling disukai penulis adalah tentang persahabatan  Old Shaterhand, seorang kulit putih yang bersahabat dengan Winnetou, seorang Indian dari suku Apache. Ternyata Persahabatan sejati bisa melintasi ras bangsa, bahasa, budaya serta keyakinan.

Seperti buku yang disusun oleh RA.Kartini, Dari Gelap Terbitlah Terang, buku ini mampu membuka pemikiran kaum wanita dan para orang tua pada zamannya untuk mulai berpikir tentang kesamaan hak bagi wanita Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi dan lebih baik.
Atau puisi-puisi karya Chairil Anwar yang mampu membawa pembaharuan bagi dunia Sastra Indonesia di zamannya.

Dari hal-hal tersebut maka dapat di simpulkan bahwa betapa besar dampak dari sebuah tulisan, baik itu tulisan yang bersifat positif maupun tulisan yang bersifat negatif.

Ternyata sebuah tulisan bisa mengubah sejarah suatu bangsa dan di setiap masa akan muncul para penulis yang mampu mengubah zamannya.

Ketika kita menyadari hal ini tentu kita akan mulai berpikir, betapa besarnya dampak sebuah tulisan, ada tanggung jawab moral juga di dalamnya. Tentu yang diharapkan adalah dampak yang positif, dampak yang membawa perubahan ke arah lebih baik.

Tentunya dengan memahami ini kita menjadi sadar tentang tanggung jawab akan karya yang kita buat, baik kepada Sang Pencipta maupun kepada orang-orang yang akan membaca tulisan kita.

Karenanya, diperlukan suatu pemikiran yang matang sebelum membuat suatu karya tulis dengan mengingat akan dampak tulisan tersebut.

— 0O0 —

 

Rate this article!
KENAPA HARUS NULIS?,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: