Kenapa Harus Menulis?

Kenapa harus menulis?

Pertanyaan yang lebih horor dari “kapan nikah?” ahaha, abaikan.

Oke, saya itu waktu d MA jurusan IPS. Paling sebal sama mata pelajaran bahasa indonesia, kenapa? Yaa, karena itu kerjaannya nggak jauh baca narasi yang panjang kali lebar kali tinggi. Hingga saat UN pun tiba, saya harus sembari mengunyah permen di mulut. Jika tidak, landas sudah itu soal.

Entah kenapa, ada apa. Ketika lulus, saya tertarik dan ingin sekali bisa menulis dengan baik. Dulu, waktu MA bikin karangan bebas saja butuh waktu berjam-jam habis olehnya. Dan, saat ini bisa di bilang saya sudah jatuh hati dengan menulis. Jadi, kalau ada yang nanya gitu. Yaa, saya sendiri nggak tahu kenapa. Karena cinta itu tidak punya alasan, bukan?

Komunitas pertama saya adalah One Day One Post, tiba-tiba saja saya begitu tertarik untuk mencoba. Hingga akhirnya, saya terus mengikutinya mencapai 4 bulan saya bertahan, alhamdulilah..

Akhirnya, saya tahu kenapa harus menulis? Karena menurut saya, menulis adalah cara kita mengungkapkan sesuatu kepada seorang yang entah dimana. Menuangkan segala pikiran yang ada ke dalam tulisan, karena tulisan tidak akan pernah musnah.

Dengan menulislah, kita bisa senang, bahagia. Karena itulah, dimana saat kita bisa meluapkan segalanya ke dalam tulisan. Membuat hati dan jiwa kita lega dan tenang. Dan, menulis kita bisa menjadi seorang yang mencari penawar, penawar untuk seseorang yang patah hati, seseorang yang putus asa. Sehingga kita bisa membuat pembaca bisa bangkit karena tulisan kita, karena dengan tulisan kita bisa merubah pemikiran pembaca.

Membaca itu adalah hal menyebalkan menurut saya sewaktu masih duduk di bangku MA, karena kita hanya berdiam diri tenggelam dalam sebuah buku yang berlembar-lembar, dan tidak terbuka bahkan tertutup untuk menatap langit luas. Itu dulu, tetapi ketika saya tertarik menulis, maka saya harus membaca. Dari membacalah kita bisa mendapatkan ide dan bahan apa yang akan kita tulis nantinya. Setelah itu, anggapan yang di atas sangat salah, sekarang saya baru menyadarinya. Karena ketika kita menulis dan membaca, kita dapat mengeksplor pikiran kita jauh ke belahan bumi mana pun.

Menulis dan membaca adalah sesuatu yang saling berhubungan, jika kita ingin menulis, maka kita harus membaca. Tentu, inilah manfaatnya. Kita harus membudiyakan membaca. Dengan membaca kita akan mendapakan pengetahuan yang luas, dan akan menyehatkan jiwa dan pikiran dengan meluapkannya dengan tulisan.

Seperti kata Imam Al-Ghazali ‘Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah Penulis’.

Karena jika seorang ulama tengah berdakwah akan berbagi kebaikan, ia hanya akan diketahui satu ruangan. Tetapi, jika penulis berbagi kebaikan dalam tulisannya, maka akan banyak orang yang akan mengetahuinya.

Sekian dari Iput, terimakasih.

-Mei Purple-

Jakarta Utara, 15 Desember 2016.

Rate this article!
Kenapa Harus Menulis?,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

4 Responses

  1. author

    wirdatulkhasanah2 years ago

    Karena jika seorang ulama tengah berdakwah akan berbagi kebaikan, ia hanya akan diketahui satu ruangan. Tetapi, jika penulis berbagi kebaikan dalam tulisannya, maka akan banyak orang yang akan mengetahuinya.

    Suka bagian ini.. ? syeemangat Iputt

    Reply
    • author
      Author

      Meilany Putri2 years ago

      Makasii kaka??

      Reply
  2. author

    humayrarara2 years ago

    Yup. Bener banget. Karena menulis dan membaca adalah dua sejoli yg tak dapat dipisahkan. Bagus dek. Semangat menyampaikan kebaikan. Selamat berbahagia di akhirat, nanti ?

    Reply
    • author
      Author

      Meilany Putri2 years ago

      Hihi makasii kaka??

      Reply

Leave a Reply