Kenapa Harus Menulis?

Setiap kita pasti tahu apa itu menulis. Secara simpel menulis adalah menggoreskan huruf menjadi kata dan kalimat yang bermakna. Terlepas dari kemajuan ilmu pengetahuan dan canggihnya alat-alat teknologi yang bisa digunakan seseorang sebagai media untuk menulis, jika seseorang diminta untuk menulis, maka yang mengalir di pemikirannya adalah deretan kata  yang kemudian dikemas menjadi urutan kalimat dan paragraf.

Ketika berbicara tentang menulis, terlintas dibenakku pada masa kecil. Hal pertama yang diajarkan ibu ketika usiaku beranjak untuk memasuki dunia pendidikan formal adalah menulis. Dipegangnya tanganku dan diarahkan bagaimana menuliskan sebuah huruf dan angka. Setelah beranjak dewasa, aku baru melihat bahwa menulis itu sesuatu yang sangat penting. Begitu pentingnya menulis sehingga ia masuk sebagai salah satu dari 3 komponen penting pemberantasan kebodohan yang dikenal dengan istilah “calistum” (membaca, menulis dan berhitung).

Memikirkan tentang mengapa harus menulis, bagiku sama seperti menanyakan bagaimana jika tidak ada tulisan (bisa dibayangkan sendiri). Satu hal yang tidak bisa kita pungkiri adalah bahwa banyak sumber belajar yang saat ini bisa kita gunakan baik berupa buku, novel, koran, artikel, jurnal dan lain sebagiannya merupakan hasil dari menulis.

Perkembangan sebuah ilmu yang mendukung kemajuan peradaban manusia dan IPTEK juga tidak terlepas dari kata tersebut. Contoh di bidang kesehatan. Berkembangnya sebuah teori yang meneliti tentang sebuah penyakit sebut saja diabetes. Pengetahuan tentang faktor penyebab, bagaimana gejalanya, akibat yang ditimbulkan, cara mengobati, terapi secara herbal dan pencegahan terhadap penyakit tersebut akan sangat terhambat, andaikan peneliti-peneliti pendahulu tidak menuliskan hasil penelitiannya yang dijadikan rujukan bagi peneliti selanjutnya. Hasil dari penelitian dan tulisan-tulisan tersebut sangat besar pengaruhnya bagi masyrakat. Masyarakat bisa memperoleh informasi detail terhadap penyakit tersebut, dan melakukan langkah-langkah pengobatan atau pencegahan terhadap timbulnya penyakit tersebut. Misalnya dengan mengubah pola makan dan rajin berolahraga.

Contoh sederhana yang saya kemukakan diatas baru sebagian kecil dari dampak menulis. Banyak manfaat dan akibat dari menulis yang bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari seperti karya-karya sastra, lagu-lagu, flim, sinetron danlainnya, sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan masyarakat baik secara positif maupun negatif. Sebuah slogan mengatakan bahwa membaca adalah jendela dunia, maka menulis lebih dari itu. Kita tidak bisa membaca jika tidak ada tulisan. Lebih dari sekedar jendela dunia, menulis mengubah dunia. Mengapa kita harus menulis? Karena menulis mengubah dunia.

 

Rate this article!
Kenapa Harus Menulis?,5 / 5 ( 1votes )

One Response

  1. author

    siti rokhilah2 years ago

    Keren mbk. Lanjutkan ya

    Reply

Leave a Reply