KAMI PAHLAWAN DEVISA

Pembuatan paspor atau biasa kita sebut dengan pasporan

Bismilahirohmanirokhim, kita lanjut hari ini dengan judul pembuatan paspor atau biasanya kita menyebutnya dengan pasporan. Ya, ini saat yang ditunggu-tunggu oleh para calon BMI selama di penampungan.

Setelah semua BMI mengikuti kegiatan yang sudah menjadi rutinitas serta kedisiplinan di penampungan,pembuatan paspor langkah pertama yang harus ditempuh. Semua BMI yang datanya sudah siap dan komplit akan segera pergi ketempat pembuatan paspor.

Adapun syarat-syarat pembuatan paspor adalah:

1). Biodata diri lengkap

2). Kartu tanda penduduk (KTP)

3).Kartu keluarga (KK)

Setelah semua data siap, mereka harus berangkat pagi jam 5 setelah solat subuh. Karena untuk pembuatan paspor jarak perjalanan yang ditempuh cukup lama kurang lebih nya 4 jam. Karena memang sangat jauh dan melelahkan, tapi mereka tetap antusias melaksanakan kegiataan ini guna memperlancar proses pembuatan paspor untuk bekerja diluar Negri.

Kami pergi dan diantar oleh staff penampungan. Sepanjang perjalanan sambil menghabiskan waktu, ada yang beristirahat dan ada juga yang bercerita. Bercerita mengenai pengalaman saat bekerja sebelumnya.

Jadi kami bercerita dan saling bertukar pengalaman saat bekerja. Jadi kami saling menghargai dan belajar dari pengalaman tersebut. Ternyata mereka yang ingin dan rela menjadi BMI sebagian rata karena masalah desakan ekonomi.

Kami bekerja diindonesia upah yang kami dapatkan terkadang tidak cukup untuk makan sehari-hari. Lalu bagaimana kami bisa sekolah kejenjang yang lebih tinggi? Pemerintah pun juga hanya memikirkan kepentingan Nya sendiri. Tidak pernah memikirkan rakyat-rakyat kecil seperti kami. Yang ada pro menjadi kontra, begitu pula sebaliknya kontra menjadi pro.

Seharusnya yang dipikirkan adalah bagaimana caranya memutus rantai kemiskinan dengan mengupayakan membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan untuk rakyat Indonesia. Bukan sebaliknya malah mendatangkan orang-orang china yang akan bekerja dan menjajah Indonesia. Sebenarnya Indonesia kaya akan sumber daya alam, hanya saja sayang sekali belum bisa mengolah Dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan semaksimal mungkin. Yang dipentingkan HANYALAH PANGKAT, KEDUDUKAN,DAN JABATAN. Apartinya jika ITU berdampak kepada rakyat kecil seperti kami yang semakin mislkn dan tidak bisa melanjutkan sekolah kejenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami rakyat Indonesia tetap mementingkan kepentingan bersama. Bukan mementingkan kepentingan pribadi!

Setelah sampai tempat tujuan, kami langsung menuju tempat antrian pembuatan paspor. Mengisi data yang harus dilengkapi Dan menunggu untuk nomer antrian. Setelah pembuatan paspor selesai kami makan siang bersama staff.

Menunggu setelah selesai sholat dzuhur ,barulah kami melanjutkan perjalanan kembali pulang ke penampungan.

 

Bersambung….

#sarapankatakmo09___8A

#1000penulismuda

#kmoindonesia

 

Rate this article!
KAMI PAHLAWAN DEVISA,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: