KAMI PAHLAWAN DEVISA

” Berangkat ke PT   ”

Selamat pagi sahabat semua, bagaimana kabarnya hari ini? Lanjut cerita kemaren ya. Sebelem berangkat ke negeri beton, kami terlebih dahulu harus berangkat dan harus melalui sponsor alias pekerja lapangan.

Kami juga dibujuk rayu dan di iming-imingi gahi besar serta pekerjaan yang enak kata- kata yang masih teringat dibenaku. Setelah mendengarkan nasehat dan tawaran dari sponsor tersebut, saya minta ijin kepada orang tua untuk bekerja ke negeri beton ini.

Setelah mendapatkan restu dari orang tua, saya bergegas menyiapkan surat dan dokumen lainnnya yang diperlukan, dan membulatkan niat untuk bekerja demi keluarga dan masa depanku kelak.

Setelah semua siap, saya memohon restu kepada saudara-saudara terdekat agar diberi kemudahan proses dan kelancaran serta keselamatan saya dalam bekerja nanti dan selamat sampai waktunya pulang nanti.

Hari besoknya saya berpamitan, saya dengan berat hati serta tetesan air mata yang tidak terasa membasahi pipi dan dengan langkah yang berat saya pergi meninggalkan orang tua tercinta untuk mencari sesuap nasi.

Setelah sponsor menghidupkan mesin kendaraannya terlihat dengan mataku yang sayup lambaian-lambaian tangan ibu, adik-adik, serta saudara-saudara tercinta.           Tak kuasa aku menahan tetesan air mata, isak tangisku semakin menjadi-jadi. Dengan nada lirih sponsor yang mengantarkan saya berusaha membuat saya tenang dengan celotehan-celotehan yang bisa menghentikan isak tangisku. Sambil perlahan aku bisa menghentikan isak tangisku, lalu saya jawab celotehan-celotehan itu. Dan perlahan sambil melepas kesedihanku, kami mengobrol disepanjang perjalanan menuju PT .

Bersambung …

 

#sarapankatakmo02___8A

#1000penulismuda

#srilestarihk

Rate this article!
KAMI PAHLAWAN DEVISA,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Leave a Reply