Jodoh Pasti Bertamu

Bismillahirrohmanirrohim

Pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak teman teman semua sharing dan berbagi pengalaman berbagi ilmu dan bertukar fikiran. Berbicara mengenai jodoh pasti sangat sensitive. Kenapa? Karena banyak diantara banyak para muda mudi yang merasa galau karena jodoh. Bahkan adapula yang memang tidak memikirkan hal yang satu ini, adapula yang setiap hari dihantui rasa gelisa kenapa jodohku belum dating –datang dan lain sebagainya.

Jodoh pasti bertemu, begitu judul lagu afgan yang popular ditahun 2013 silam yang sering kita dengar dan bahkan kita putar setiap hari. Lagu ini menjadi lagu favorit bagi yang baru saja putus hubungan, atau malah menemukan kegairahan baru dalam relasi dengan orang yang sudah berpasangan. Ada semacam keyakinan bahwa Yang Maha Kuasa itu sudah mengatur segala hal dalam hidup ini, termasuk soal perjodohan.Namun bagi saya “ Jodoh Pasti Bertamu”.

Allah sudah menetapkan jodoh bagi tiap manusia. Pemahaman ini membawa pada konsekuensi bahwa tugas kita sebagai manusia adalah menemukan jodoh yang ditetapkan itu. Ini bukanlah tugas yang sederhana. Nah, sekarang masalahnya bagaimana mengenali bahwa orang tertentu adalah pasangan hidup kita? Apakah akan ada gambar hati yang tahu-tahu bertemu dan menyatu ditembus anak panah, seperti dalam beberapa film kartun itu.

Belakangan ini, saya lebih melihat jodoh sebagai pertemuan antara kehendak Tuhan (yang kita yakini menurut agama masing-masing) dan selera manusia. Tiap agama saya rasa mengajarkan kehendak Tuhan termasuk dalam hal pemilihan pasangan hidup. Nah, apa yang ideal menurut ajaran agama ini kita yakini sebagai kehendak Tuhan. Ini adalah satu sisi. Sisi lain adalah selera manusia. Selera manusia ini terbentuk karena banyak hal. Nah, titik temu antara kehendak Tuhan dan selera manusia adalah jodoh. Berapa orang yang bisa masuk dalam kriteria jodoh ini tentu bukan hanya satu orang saja. Mungkin kita kurang bergaul, jika hanya menemukan satu orang di titik temu ini. Konsep ini menolong kita untuk menemukan pasangan hidup dengan langkah yang lebih terarah. Nah, inikah jodohku?

Sebagai umat beragama, keyakinan religius dan spiritual ini membentuk pikiran dan perilaku, termasuk dalam hal pemilihan pasangan hidup. Kita tidak akan merasa damai dan sejahtera, apabila memilih pasangan hidup yang tak sesuai dengan kriteria ajaran agama. Kita tak dapat mengesampingkan begitu saja ajaran agama yang sudah membentuk kehidupan kita. Demikian pula, kita tak dapat membuat begitu saja rasa yang telah ada. Itu sebabnya, sebelum terlanjur mencintai seseorang apalagi berkomitmen, periksalah apakah orang ini sesuai dengan kriteria ajaran agama saya? Jika ya, silakan melanjutkan dengan damai di hati. Jika tidak? Terlalu banyak waktu akan terbuang dengan kegalauan-kegalauan yang tak jelas.

Rate this article!
Jodoh Pasti Bertamu,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: