Jodoh dan Pempek Kapal Selam Selalu Jadi Misteri

Kalau sudah ngomingin misteri, Entah kenapa selalu ingat sama pengalam pribadi ketika makan pempek kapal selam, pempek yang jadi andalannya orang Palembang dan pempek yang digemari wong kito galo. Terus dimana misterinya? Orang cuma dimakan sama cuka selesai. Memang kemungkinannya kecil tapi ini bisa terjadi. Misterinya terletak pada telur yang ada di dalam pempeknya. Kita tidak tahu kalau ada pempek kapal selam yang telurnya tidak matang dan ketika lagi makan dengan semangatnya, telurnya muncrat ke muka yang terjadi di tengah keramaian selanjutnya terserah anda apa yang akan terjadi.

Nah begitulah dengan jodoh selalu menjadi hal yang misterius, semisteriusnya rezeki dan kematian dan kalau boleh ditambah sedikit ya itu pempek kapal selam tadi.  Kita tidak akan pernah tahu pada nantinya akan berpasangan dengan siapa. Cantikkah dia? Tampankah dia? Kayakah dia? Terpelajar kah? Itu semua akan tetap menjadi misteri bagi kita. Apakah cuma bagi yang cantik, tampan, kaya atau terpelajar saja yang akan mendapatkan pasangan? Ya gaklah teman-teman, itu semua bukan kriteria Allah dalam memberikan pasangan pada kita dan manusia tidak memiliki kuasa apapun dalam hal ini.

Orang yang mati-matian kita kejar, kita cintai dengan sepenuh hati dan orang yang sangat kita harap kelak untuk menjadi pendamping kita serta akan selalu setia padanya, jika dia bukan jodoh kita selalu ada cara dari Allah untuk menjauhkannya dari kita. Eh ini orang yang tidak kita kenal atau malah orang yang kita benci sekalipun kalau ternyata itu jodoh kita, seberapapun kita mau menjauh darinya pada akhirnya tetap bersatu. Tidak ada yang pernah tahu dan tidak akan ada yang menyangka kejadiannya akan berakhir seperti ini.

Terus apa dong yang harus kita lakukan? Diem aja atau masa bodoh? Kalau jawabannya itu, ya sama aja. Mungkin hal pertama kita harus bersyukur kepada Allah dengan menjadikan jodoh ini sebagai misteri. Loh kok malah disyukurin? Iyalah dengan menjadi misteri maka kita akan merencanakan dan mengupayakan sebaik-baiknya buat jodoh kita. Semuanya akan kita persiapkan dalam rangka menjemput jodoh ini. Coba bayangin orang-orang yang menikah dengan perbandingan umur yang cukup jauh. Pasti streslah kalau dia sudah mengetahui jodohnya dari dulu. Gimana gak stres coba, pasti kepikiranlah si dianya masih PAUD eh kamunya udah masuk SMA.

 

author

Author: 

Leave a Reply