Jika Anak Mulai Bisa Berbohong

Pernah ya kita mendapati anak mulai berbohong?

Suatu saat saya mendapati anak saya menunjukkan gelagat jika dia melakukan suatu kebohongan. Dia bilang jika dia sudah sholat. Tetapi jika diamati maka dia hanya masuk ke kamar dan tidak melakukan apa-apa. Hal itu terlihat dari mukena yang selalu berbentuk sama lipatannya seperti tidak pernah disentuh atau dipakai. Setiap kali ditanya pasti jawabannya aku sudah sholat kok.

Berbohong adalah perbuatan yang tidak baik. Maka oleh karena itu janganlah anggap remeh permasalahan ini. Jika kita biarkan maka akan menjadi duri atau sebuah kebiasaan yang akan merusak kehidupan dikemudian hari. Apalagi jika hal tersebut sudah terbiasa dilakukan sejak kecil.

Mengetahui hal tersebut maka kita sebagai orang tua haruslah melakukan sebuah tindakan untuk mencegah serta memperbaiki agar anak tidak terbiasa untuk berbohong. Lantas seperti apakah orang tua harus bertindak jika mengetahui anaknya telah berbohong?

1. Ketika anak ketahuan berbohong maka sebaiknya kita tidak langsung memarahinya atau menghukumnya.

2. Berilah perhatian yang lebih besar dengan mengajaknya berbicara dari hati ke hati untuk mengetahui sebab atau alasan kenapa dia berbohong.

3. Berusaha dengarlah segala penjelasannya dan berikan tanggapan atas alasan yang diberikan .

4. Berikan jawaban atas alasan yang diberikan dan jelaskan bahwa apapun alasannya berbohong adalah perbuatan yang dilarang agama dan tidak baik.

5. Mulai menanamkan bahwa kejujuran adalah hal yang lebih baik dibanding berbohong.

6. Tak lupa berikan sebuah pengertian bahwa setiap yang kita lakukan pasti diawasi dan dilihat oleh Allah SWT, jadi menanamkan ilmu agama juga perlu untuk dilakukan.

7. Mengingatkan anak untuk tidak mengulangi perbuatannya dan memperbaiki kesalahannya.
Mulai memberikan kepercayaan pada anak bahwa jika dirinya tidak berbohong lagi maka dia akan menjadi anak yang baik serta orang tua akan lebih bahagia.

8. Buatlah suatu kesepakatan antara orang tua dan anak, jika dia melanggar aturan dengan berbohong maka dia akan mendapat sanksi dan teguran. Harapannya dengan hal itu anak akan merasa lebih harus berhati-hati lagi dan tidak mengulangi perbuatannya untuk berbohong.

9. Peran orang tua untuk terus mengawasi dan memberikan bimbingan agar anak tidak melakukan perbuatan tidak terpuji terus dilakukan. Dengan menjalin komunikasi kedekatan yang lebih erat tentunya anak akan lebih mudah bercerita dan mengeluarkan segala permasalahannya sehingga tidak perlu lagi berbohong karena rasa takut, tidak dipercaya, tidak ada tempat mengadu, serta tidak adanya perhatian dari orang tua.

10. Doakan setiap saat anak kita untuk dijauhkan dari hal-hal yang tidak baik.

So, kita sebagai orang tua, marilah kita rangkul anak-anak kita dan bimbing mereka untuk selalu berada dalam jalan kebaikan. Karena semua itu adalah tanggung jawab kura. Jadilah orang tua, sahabat, serta teman bagi anak kuta di manapun mereka berada

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply