JANGAN REMEHKAN PEKERJAAN IBU RUMAH TANGGA

Istri adalah seorang wanita yang ditakdirkan untuk menjembatani lahirnya seorang manusia ke dunia, seorang istri sanggup menggandung 9 bulan lamanya dengan beban 2 – 9 kg dalam perutnya. Di jepang ada sebuah video kampanye yang berjudul The Governor Is a Pregnant Woman (Gubernur adalah Perempuan Hamil).

Dalam video tersebut memperlihatkan 3 gubernur di jepang sedang memakai “Rompi Kehamilan” untuk mengkampanyekan agar laki – laki di jepang bisa membantu istri untuk melakukan pekerjaan rumah karena laki – laki dijepang hanya membantu satu jam perharinya sedangkan seorang istri baik wanita yang bekerja ataupun ibu rumah tangga harus melaksanakan tugas rumah dengan menghabiskan waktu sekitar lima jam perharinya.

Rompi kehamilan tersebut memiliki berat 7,3 kg atau setara 7 bulan usia kehamilan, ketiga gubernur yang ada dalam video kampanye tersebut merasakan kesulitan menjadi seorang istri apalagi dalam keadaan hamil sulit melakukan aktifitas keseharian, bagaimana rasanya otot bahu yang sakit kaki yang bengkak dan ternyata mereka merasakan tidak mudah menjadi seorang ibu yang harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga sekaligus harus melakukan pekerjaan rumah.

Hal ini membuat kita sadar bagi kaum adam ternyata menjadi seorang istri atau ibu rumah tangga itu tidaklah mudah dilakukan.

Bangun sebelum shubuh, melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring,mencuci baju, mengepel rumah memasak, setelah itu harus menyiapkan keperluan suami dan anak. Apalagi merangkap sebagai wirausaha untuk membantu perekonomian keluarga. Belum harus melayani suami dimalam hari. Sungguh luar biasa pekerjaan seorang ibu rumah tangga,

Pada suatu hari saya mencoba untuk menggantikan peran istri, dari mulai mencuci,memasak,merapihkan rumah, menyiapkan keperluan istri dan anak, menjaga, memberikan makan, bermain dan belajar bersama anak. Dan ternyata pekerjaan tersebut bukan main lelahnya, sampai – sampai tidur setelah sholat isya tidak terasa sudah adzan shubuh. Itu baru satu hari, bagaimana kalau menjadi rutinitas sehari – hari. Wah… bisa tepar seharian kayanya.

Oleh karena itu bagi kaum adam yuk, kita memperingan pekerjaan istri dengan membagi tugas agar beban istri bisa lebih ringan.

Tags:
author

Author: