Jangan Bunda Katakan Ini Padaku

Suka mendengar kata-kata ini tidak Bunda?

“Begitu aja kamu tidak bisa, bagaimana mau berhasil?”
“Kamu itu ya kalau dibilangin suka tidak dengerin, ngeyel banget !”
“Awas ya kalau kamu ulangin lagi”
“Ayo cepetan bobok, ntar ada hantu loh”
“Emang kamu itu anak yang nakal, selalu bikin ulah”
Dan masih banyak lagi macam-macam perkataan yang tidak baik tertuju untuk anak kita.

Saya sering mendengar kata-kata itu keluar dari orang tua yang sedang jengkel, sebel, marah kepada anaknya. Tanpa sadar karena sedang emosi orang tua mengeluarkan rentetan omelan yang tanpa sadar hal itu justru membuat anaknya semakin liar atau beringas kelakuannya. Anggapan orang tua adalah dengan omelan, memaki, menuntut, menghardik, membentak kepada anak, akan membuat mereka menjadi penurut, patuh, dan menghormati mereka. Padahal itu justru sangat salah.

Kata-kata apa saja sih yang sering terucap dari orang tua kepada anaknya dan ternyata hal itu adalah tidak benar serta tidak pas?

Kata Mencaci Maki

Kata ini biasanya terlontar dari orang tua yang sudah sangat emosi karena melihat kelakuan anaknya yang sudah tak bisa diatur. Walaupun begitu, hal ini tidak boleh dilakukan karena akan menimbulkan rasa sakit hati, tidak dihargai, dan tidak dianggap lagi bagi si anak dan itu justru membuat hubungan anak dan orang tua akan renggang.

Kata Menghina atau menyebut dengan sebutan negatif

“Dasar anak bodoh”, ” Hai pesek” . Itu adalah memanggil dengan sebutan yang negatif. Hal itu mesti dihilangkan karena itu akan sangat menghina anak serta merendahkan harga dirinya sehingga membuat anak jadi tidak percaya diri.

Kata Membandingkan

“Lihat tuh kakak selalu rajin, makanya dia pintar”. Terkadang kita membandingkan anak dengan saudaranya, temannya untuk membuat anak menjadi seperti mereka. Padahal sejatinya anak mempunyai kelebihan dan keistimewaan sendiri tanpa perlu dibandingkan dengan orang lain.

Kata Melarang

“Jangan menonton tv ya!” . Memberikan larangan kepada anak tanpa memberikan alasan yang jelas akan membuat anak jadi bingung. Oleh sebab itu harus dihindari.

Kata Melemahkan semangat

“Pasti kamu tidak bisa mengerjakan hal itu”. Kata yang melemahkan semangat justru akan membuat anak semakin merasa bahwa dia memang tidak mampu dan tidak dapat melakukan sesuatu.

Kata Mendoakan Kecelakaan

“Nanti kamu jatuh loh”. Kata yang sering terdengar walau niatannya agar anak lebih berhati-hati tapi itu justru merupakan sebuah hal yang salah karena itu merupakan sebuah ucapan atau doa yang bisa saja justru akan terjadi.

Kata Mengancam

“Awas kamu kalo tidak bobok, nanti digigit nyamuk lho”. Memberikan ancaman supaya anak segera melakukan sesuatu justru akan memberi tekanan dan menimbulkan ketakutan yang akan berdampak anak jadi penakut.

Kata Membuka aib

“Anakku itu masih suka ngompol nih”. Membeberkan segala hal tentang kekurangan anak akan membuat anak menjadi malu. Apalagi itu dilakukan di depan orang lain atau temannya.

Kata Memberikan ajaran yang salah

” Anak lelaki itu tidak boleh menangis”. Padahal itu adalah salah. Menangis bisa dilakukan oleh semua anak. Hal itu untuk mengeluarkan beban perasaannya.

Kata Memberi dengan syarat

“Kamu akan disayang mama, jika kamu jadi anak yang baik”. Memberikan sebuah persyaratan untuk mendapatkan sesuatu kepada anak akan membuat anak belajar segala sesuatu harus mendapatkan sebuah balasan atau menginginkan sebuah pamrih.

Ucapan orang tua adalah doa bagi anak-anaknya. Mengucapkan sesuatu yang baik dan positif tentunya lebih membahagiakan. Stop, berkata tidak baik pada anak kita.

Rate this article!
Tags:
author

Author: