Hati hati sama hati

Mimpi itu, bukan hanya untuk mereka yang memiliki bakat. Tetapi untuk mereka yang berani bermimpi. Kata Bapak Soekarno, bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh maka akan jatuh diantara bintang – bintang. Kerjakan semampunya dan beri yang terbaik dalam hidup. Allah tidak menyuruh kita untuk berhasil, tetapi Allah menyuruh kita untuk berusaha. Ikhtiar dan berdoa’a. Menyebarkan harapan kepada mereka yang putus asa juga sebuah kebaikan yang tidak disangka tetapi berefek besar pada orang lain. Mimpi dan harapan, dunia yang kita anggap fantasi, namun ternyata begitu dekat dengan kita yang mungkin kita sendiri sudah melupakanya. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia sangat baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedangkan kamu tidak.” (QS. Al Baqarah2:216)

Karena pasrah, bukan berarti hanya menunggu sesuatu itu jatuh atau menghampiri kita. Contoh sederhananya yaitu ilmu, hidayah, rezeki, dan jodoh. Jika dijabarkan pasti akan sangat luas sekali penjelasannya. Dalam suatu Hadis Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban, dan Al Baghawy, dijelaskan bahwa : “Saya memohon kebijakan, dan Allah memberi saya persoalan untuk diselesaikan. Saya memohon kemakmuran, dan Allah memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja. Saya memohon keteguhan hati, dan Allah member member saya bahaya untuk diatasi. Saya memohon cinta dan Allah memberi saya orang – orang bermasalah untuk ditolong. Saya memohon kemurahan serta kebaikan hati, dan Allah memberi saya kesempatan – kesempatan. Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, tetapi saya memperoleh semua yang saya butuhkan.

Tidak berputus asa terhadap semua keputus asaan, kemarahan, dan kekecewaan adalah salah satu kunci agar tidak terjatuh dalam persoalan – persoalan pelik yang menimpa. Redakan amarah, dan mulai mencari solusi dengan pikiran yang dingin. Jangan memilah – milah dunia anda kedalam hitam dan putih, karena ada banyak hal yang tersembunyi dalam keabu – abuan.

Untuk orang – orang yang putus asa, untuk orang – orang yang telah kehilangan harapan, untuk orang yang tidak berani bermimpi, ingatlah bahwa Allah tidak membebani seseorang diluar kesanggupannya. Jika tak ingin jujur pada orang lain, jujurlah pada diri sendiri bahwa saat ini dirimu sedang terpuruk, sedang putus asa, dan tak lagi memiliki semangat hidup. Menangislah, jika memang itu melegakan. Tapi kemudian bangkit dan mulailah lagi untuk tegak mengahdapi hari esok. Kemarin adalah sejarah, Hari ini adalah anugerah, dan esok adalah harapan. Seburuk apapun catatan, cerita da kehidupan mu kemarin, esok adalah lembaran baru yang masih bisa kamu tulis dengan catatan, cerita, dan gambar lain. Jika tak sanggup memikulnya sendirian, ajak seseorang untuk kau pikul bebannya bersama, sungguh itu lebih meringankan beban. Jangan hanya karena punya masa lalu atau keluarga yang buruk, membuatmu jadi bisa memperlakukan orang lain dengan kejam.

Minta maaflah pada orang – orang disekitar untuk kata – kata buruk yang pernah kamu lontarkan. Sungguh itu akan lebih melapangkan. Mungkin hanya butuh waktu sedetik untuk mengatakannya tetapi ketahuilah, bisa saja itu meninggalkan kesan seumur hidup bagi mereka. Sesekali pinjamlah hati orang – orang yang kamu lukai, yang kamu ambil haknya, agar kamu tahu bagaimana rasanya sakit, atau bagaimana rasanya sabar, atau bagaimana rasanya Ikhlas. Usaha dan tindakan yang bermanfaat untuk orang lain, itulah yang mrmbuat saya nyaman.

Rate this article!
Hati hati sama hati,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: