Etika Terhadap Rasulullah Saw.

Nabi Muhammad Saw. adalah sosok manusia termulia pilihan Allah Swt. dari keturunan Bani Hasyim yang merupakan kabilah terbaik. Beliau bersabda:
“Sesungguhnya Allah Swt. telah memilih Isma’il dari anak Ibrahim, telah memilih Kinanah dari Bani Isma’il, telah memilih Quraisy dari Bani Kinanah, telah memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan telah memilihku dari Bani Hasyim.”
(HR Bukhari, Ahmad dan Ibnu Sa’ad , Shahiih as-Siirah an-Nabawiyyah hal. 20) 1)
Nabi Muhammad Saw dilahirkan dari ayahnya yang bernama Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibunya yang bernama Aminah binti Wahab pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal 570 Masehi, bertepatan dengan Tahun Gajah.2) Tahun Gajah adalah tahun dimana terjadinya serangan Abraha dari negeri Yaman bersama pasukan bergajahnya untuk menghancurkan Ka’bah. Namun Allah Swt. menghancurkan mereka dengan mengirim burung -burung Ababil yang melemparkan kerikil menyala yang sangat panas.3)
Di masa remajanya Nabi Muhammad Saw. dikenal sebagai seorang pemuda yang sangat dipercaya, mempunyai perilaku yang terpuji dan selalu menghindarkan diri dari perilaku yang tercela. Sehingga penduduk Mekkah menjulukinya “Al-Amin”, artinya “orang yang dapat dipercaya”.4)
Beliau dipilih dan diutus oleh Allah Swt. untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada seluruh umat manusia pada saat berusia 40 tahun, hingga disebut sebagai Rasulullah Saw.
Dari Anas bin Malik r.a. katanya:
“Rasulullah Saw. tiada tinggi menonjol, tiada rendah pendek, tiada putih pucat, tiada kehitam-hitaman, tiada sangat keriting rambutnya dan tiada pula kejur. Allah Swt. mengutus beliau (menjadi Rasul) ketika berumur empat puluh tahun, tinggal di Mekkah sepuluh tahun, di Madinah sepuluh tahun dan diwafatkan oleh Allah Swt. dalam berumur enam puluh tahun, sedang di kepala dan janggut beliau belum sampai dua puluh helai rambut putih.”5)
Wahyu yang telah beliau terima tersebut bermuatkan ajaran-ajaran Islam, berupa perintah dan larangan Allah Swt. agar dijadikan sebagai pedoman hidup umatnya.
Wahyu pertama yang beliau terima adalah surat Al Iqra ayat 1-5 yang merupakan perintah untuk membaca dan belajar.
Pada tanggal 27 Rajab, Rasulullah Saw. mengalami suatu perjalanan malam yang luar biasa dari Mekkah menuju ke Sidratil Muntaha yang disebut Isra’ Mi’raj, di mana saat itu beliau menerima perintah shalat 5 waktu langsung dari Allah Swt.
Kemudian pada tanggal 17 Ramadhan, terjadi peristiwa Nuzulul Qur’an, di mana keseluruhan Al Qur’an sebagai wahyu Allah Swt. diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah, kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah Saw. sesuai kejadian.
“Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.” (HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam Al Fath, 4: 9).
(Sumber: https://iddotmdotwikipediadotorg/wiki/Nuzulul_Qur%27an)
Selain wahyu-wahyu Allah Swt. yang telah Rasulullah Saw. terima, hadits-hadits yang bersumber dari perkataan dan perbuatan beliau yang kemudian diriwayatkan kembali oleh para sahabatnya menjadi pedoman bagi umat Islam. Sehingga dapat mengaplikasikan ajaran dari Allah Swt. secara lebih jelas, sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semua kemuliaan dan keistimewaan yang Rasulullah Saw. miliki itu, sebagai umatnya kita tak hanya merasa sangat bersyukur dan bangga, namun juga wajib mempunyai etika yang baik terhadap beliau.
Beberapa etika kita terhadap Rasulullah Saw. adalah sebagai berikut:
1. Bersyahadat dan mengakui bahwa Nabi Muhammad Saw. adalah utusan Allah Swt.
2. Mengikuti sunnah-sunnahnya.
3. Sering bershalawat untuk Rasulullah Saw.
4. Meyakini adanya syafaat dari Rasulullah Saw.
Dalil tentang syafa’at ini dapat dilihat dalam hadits Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu yang panjang.
إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ مَاجَ النَّاسُ فِي بَعْضٍ فَيَأْتُونَ آدَمَ فَيَقُولُونَ اشْفَعْ لَنَا إِلَى رَبِّكَ فَيَقُولُ لَسْتُ لَهَا وَلَكِنْ عَلَيْكُمْ بِإِبْرَاهِيمَ فَإِنَّهُ خَلِيلُ الرَّحْمَنِ فَيَأْتُونَ إِبْرَاهِيمَ فَيَقُولُ لَسْتُ لَهَا وَلَكِنْ عَلَيْكُمْ بِمُوسَى فَإِنَّهُ كَلِيمُ اللهِ فَيَأْتُونَ مُوسَى فَيَقُولُ لَسْتُ لَهَا وَلَكِنْ عَلَيْكُمْ بِعِيسَى فَإِنَّهُ رُوحُ اللهِ وَكَلِمَتُهُ فَيَأْتُونَ عِيسَى فَيَقُولُ لَسْتُ لَهَا وَلَكِنْ عَلَيْكُمْ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَأْتُونِي فَأَقُولُ أَنَا لَهَا فَأَسْتَأْذِنُ عَلَى رَبِّي فَيُؤْذَنُ لِي ….
“Ketika hari kiamat datang, manusia berduyun-duyun mendatangi nabi Adam dan mengatakan, “Berilah syafa’at kepada rabbmu !” Adam menjawab, “Aku tidak punya hak, pergilah kalian kepada Nabi Ibrahim karena dia adalah kekasih Allah Azza wa Jalla ,” mereka mendatangi Nabi Ibrahim, nabi Ibrahim berkata,” Aku tidak punya hak, pergilah kalian kepada Nabi Musa karena dia adalah kalimullah (orang yang diajak bicara langsung oleh Allah). mereka mendatangi Nabi Musa, nabi Musa berkata,” Aku tidak punya hak, pergilah kalian kepada Nabi Isa karena dia adalah ruhullah dan kalimatNya,” Mereka mendatangi Nabi Isa, nabi Isa berkata,” Aku tidak punya hak, pergilah kalian kepada Nabi Muhammad.” Maka mereka mendatangiku, maka aku katakan, “Ya aku punya hak, maka aku minta idzin kepada rabbku, maka Dia memberiku idzin ….”.
(Sumber: https://almanhajdotordotid/2734-mengenal-syafaatdothtml)
5. Berprasangka baik, menghormati dan menjaga nama baik kehidupan rumah tangga Rasulullah Saw. dan keluarganya serta para sahabatnya.
Allah Swt. juga telah memerintahkan kita untuk beretika yang baik terhadap Rasulullah Saw. sebagaimana yang saya kutip dari Indeks Tematik Al-Qur’an yang terdapat pada Tarjamah Tafsiriyah Al Qur’anul Karim yang disusun oleh Al Ustadz Muhammad Thalib, sebagai berikut:
1. Mencintai Rasulullah Saw. lebih dari yang lainnya (At-Taubah/9: 24)
2. Menerima keputusan Rasulullah Saw. dengan hati ridha (An-Nisaa’/4 : 65)
3. Mengikuti tuntunan Rasulullah Saw. tanpa keberatan sedikitpun ( Ali ‘Imran/3 : 31)
4. Mengucapkan shalawat untuk Nabi Saw. (Al-Ahzab/33: 56)
5. Mempercayai bahwa Nabi Saw. membawa petunjuk untuk segenap manusia (Asy-Syura/42 : 52)
6. Mempercayai Nabi Saw. membawa kebaikan bagi alam semesta (Al-Anbiya’/21 : 107)
7. Mempercayai bahwa Nabi Saw. datang untuk membersihkan jiwa manusia dan mengajarkan kebaikan ( Ali ‘Imran/3: 164)
8. Memuliakan Nabi Saw. dan mengukuhkan ajarannya (Al-A’raaf/7 : 157)
9. Tidak membuat ketentuan ibadah di luar ketentuan Rasulullah Saw. (Al-Hujuraat/49 : 1)
10. Tidak bersuara keras di hadapan Nabi Saw. (Al-A’raaf/49 : 2)
11. Tidak memanggil Nabi Saw. dengan panggilan seperti kepada orang lain (An-Nuur/24 : 63)
12. Tidak memakai kata-kata tidak sopan kepada Rasulullah Saw. ( Al-Baqarah/2 : 104)
13. Tidak melebihkan diri sendiri kepada Rasulullah Saw. (At-Taubah/9 : 120)
14. Meneladani Rasulullah Saw. (At-Taubah/9 : 104)
15. Tidak menyalahi ajaran Rasulullah Saw. (An-Nuur/24 : 63)
16. Mematuhi apa saja ajaran yang dibawa Rasulullah Saw. dari Allah Swt. ( Al-Hasyr/59 : 7)
17. Mengimani adanya syafa’at (pertolongan) Rasulullah Saw. di akhirat (Thaha/20 : 109)
18. Menyebarluaskan ajaran Rasululah Saw. (At-Taubah/9 : 120)
19. Mengabadikan jasa baik Rasulullah Saw. kepada umat manusia (Al-Maidah/5 : 15-16)
20.Mencintai para sahabat Rasululah Saw. (At-Taubah/9 : 100)
21. Mempercayai kesucian para istri dan anak-anak Nabi Saw. ( Al-Ahzab/33 : 33)
22. Semua istri Rasulullah Saw. menjadi ibu kaum muslimin (Al-Ahzab/33 : 6)
23. Mempercayai Rasulullah Saw. sebagai nabi terakhir (Al-Ahzab/33 : 40)
24. Mempercayai Rasulullah Saw. sebagai manusia biasa tetapi mendapat wahyu dari Allah SWT ( Fushshilat/41 : 6)
25. Menghormati para sahabat Rasulullah SAW sebagai manusia paling baik sepanjang jaman (Al-Fath/48 : 29)
26. Mempercayai bahwa mendurhakai perintah Rasulullah Saw. masuk neraka (Al-Anfaal/8 : 13)
27. Mempercayai bahwa seluruh sahabat Rasulullah Saw. diridhai Allah dan ahli surga ( Al-Bayyinah/98 :8)
28. Mempercayai bahwa Rasulullah SAW seorang nabi yang buta huruf ( Al-A’raaf/7 : 158)
29. Mempercayai bahwa Rasulullah SAW telah menyampaikan seluruh wahyu Allah kepada umat manusia (Al-Maidah/5 : 67)
30. Mempercayai bahwa Rasulullah SAW bukan panutan kaum Yahudi dan Nasrani sepanjang jaman (Al-Baqarah/2 : 120)
Secara garis besarnya dari semua etika terhadap Rasullah saw. itu dapat kita simpulkan bahwa sebagai umatnya kita harus meneladani akhlak Rasulullah Saw.dan mengikuti sunnahnya karena beliau adalah uswatun hasanah (teladan yang baik) bagi semua umatnya. Sebagaimana firman Allah Swt berikut ini:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allâh dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allâh [al-Ahzâb/33:21]
(Sumber: https://almanhaj.or.id/3623-memahami-makna-nabi-muhammad-adalah-uswah-hasanah.html)
Dengan selalu menghormati Rasulullah Saw., keluarganya serta para sahabatnya dan mengikuti sunnah-sunnahnya, insya Allah seluruh kehidupan kita akan diberkahi Allah Swt. dan kelak akan diterangi oleh syafaatnya..
Aamiin ya rabbal’aalamiin..
Referensi:
1) Buku “Wahai Anakku, Inilah Kisah Nabi Teladan Bagimu Jilid 1, penulis: Abdul Malik Sukirman & Muhammad Thoharo, Lc. Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, hal. 24.
2) Buku “Kisah Rasulullah Saw.” , naskah: Eka Wardhana, penerbit: Rumah Pensil Publisher, hal. 5.
3) Buku “Kisah Rasulullah Saw.” , naskah: Eka Wardhana, penerbit: Rumah Pensil Publisher, hal. 3-4.
4) Buku “Kisah Rasulullah Saw.” , naskah: Eka Wardhana, penerbit: Rumah Pensil Publisher, hal. 7-8.
5) Buku “Terjemah Hadits Shahih Muslim VI” oleh Fachruddin HS, penerbit: Bulan Bintang, hal. 167

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

2 Responses

  1. author

    Nur_laili11 year ago

    mohon maf, itu Rasul di Makkah 10 tahun di Madinah 10 tahun? Bener pak?

    Reply

Leave a Reply