Episode 4, IQ Anak

Seorang ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak sejak masih dalam kandungan. Calon ibu harus mengerti betul soal gizi untuk dia dan bayinya sebab perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan.

Asupan gizi ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR), yaitu kurang dari 2,5 kg.

Kondisi KEP pada ibu-ibu hamil akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang akan lahir, yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Seperti yang telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.

Sedangkan kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan bayi yang dilahirkan, selain kekurangan gizi juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Selain itu bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun.

Beberapa factor yang mempengaruhi kecerdasan anak, yaitu :

  • Faktor keturunan

Faktor ini mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi kecerdasan anak karena kecerdasan itu diturunkan melalui gen-gen dalam kromosom. Bila orang tuanya cerdas biasanya kelak si anak juga cedas.

  • Factor gizi

Gizi juga sangat berpengaruh bagi kecerdasan anak, gizi yang baik sangat berperan dalam pertumbuhan sel-sel otak.

 

  • Factor lingkungan

Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang kondusif dan mendukung kebutuhan mental anak, yaitu kebutuhan kasih sayang, rasa aman, pengertian, perhatian, penghargaan dan rangsangan intelektual.

 

Selain itu umur seorang calon ibu juga berperan dalam melahirkan anak yang cerdas. Menurut penelitian di London School of Economics waktu yang tepat untuk melahirkan adalah di usia 30 tahun. Sebab di usia ini seorang ibu rata-rata memiliki edukasi yang bagus, pendapatan yang tinggi dan hubungan rumah tangga lebih stabil.

Pemberian ASI pada bayi adalah cara yang mudah dan murah untuk meningkatkan kecerdasan anak. Anak yang mendapat asupan ASI saat bayi , rata-rata memliki IQ tujuh sampai sepuluh poin lebih tinggi dibandingkan anak yang mengonsumsi susu formula.

Saat hamil dulu, aku juga berusaha memberikan asupan makanan yang terbaik untuk calon bayiku. Sebagai ibu muda tentu kita belum mengetahui banyak tentang kehamilan dan merawat bayi. Untuk itu aku membeli beberapa buku yang berkaitan dengan hal itu dan juga bertanya kepada yang sudah berpengalaman.

Dua kali kehamilan dan melahirkan anak aku tidak pernah mengalami problem dengan kesehatanku. Aku tidak pernah mengalami mual-mual atau muntah, tidak pernah ingin makan ini dan makan itu, apa yang ada semua aku makan. Hanya satu yang tidak saya suka yaitu minum susu. Untuk itu dokter menyarankan aku untuk mengonsumsi ice cream.

Jadi saat hamil anak pertama, dari mulai kehamilan sampai melahirkan saya makan ice cream setiap hari, untungnya dulu ice cream itu masih murni susunya belum banyak campuran seperti sekarang. Aku juga banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Setiap bulan konsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui perkembangan bayiku. Selama kehamilan makanku sangat banyak hingga saat melahirkan bobotku naik sebanyak 20 kg.

Pada saat melahirkan aku juga tidak ada masalah semua lancar, aku tidak mengalami sakit yang panjang hanya beberapa jam saja mengalami kontraksi setelah itu bayiku lahir. Hanya waktu kehamilan anak pertama dinyatakan kelebihan hari dari kehamilan yang normal hingga dokter menyarankan untuk operasi tapi Alhamdulillah itu tidak terjdi.

Aku memberikan ASI kepada anakku sejak mereka lahir hingga umur 2 tahun, sebab merekapun sama seperti aku tidak suka minum susu formula. Saya coba bermacam-macam susu tapi mereka tetap tidak mau. Jadi aku harus memberi makanan yang benar-benar bergizi untuk tumbuh kembang mereka.

Semua ibu-ibu pasti menginginkan anaknya pintar, begitu juga dengan aku. Oleh sebab itu itu aku sangat menjaga asupan gizi selama mereka dalam kandungan hingga menyusui. Saat mereka mulai dibolehkan makan makanan tambahan aku membuat sendiri makanan mereka sebab itu lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya.

Alhamdulillah…semua yang kulakukan itu ada dan nyata hasilnya. Anak-anakku selalu mendapat nilai yang bagus dalam pelajarannya di sekolah. Pertumbuhan tubuh mereka juga sangat pesat. Bahkan saat tes IQ puteraku mendapat nilai tertinggi di sekolahnya.

Tes Inteligensi dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kcerdasan anak, untuk itu saat puteraku masuk SMP, sekolahnya mengadakan tes IQ tersebut. Dan berdasarkan tes tersebut puteraku mendapatkan hasil :

Angka Kecerdasan                        : 121

Tingkat Kecerdasan          : Sangat Cerdas

Angka Prestasi                  : 9 – 10

 

Aku sangat mensyukuri karunia yang Allah berikan ini. Jadi selain faktor alami yaitu faktor keturunan, juga harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai apa yang kita inginkan dan tidak lupa memohon kepada Allah agar diberikan yang terbaik buat kita.

“ Doa dan usaha adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan “

Rate this article!
Episode 4, IQ Anak,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: