Cara Mudah Membuat Perencanaan Bisnis

Saat ini banyak orang yang tertarik untuk memulai usaha. Keinginan untuk mandiri secara finansial dan memiliki fleksibilitas waktu kerja, merupakan alasan utama seseorang membangun sebuah usaha.

Ide bisnis bisa datang dari mana saja. Salah satunya hobi. Misalkan hobi memasak. Dari hobi ini kita bisa membangun bisnis kuliner cafe atau warung makan dengan konsep yang kekinian.

Tuangkan ide bisnis ke dalam business plan. Meskipun baru memulai bisnis sederhana, buatlah perencanaannya. Sebab dengan sebuah perencanaan, kita telah membuat sebuah peta sukses yang siap diaplikasikan untuk bisnis kita.

Sekarang, yuk mulai membuat perencanaan bisnis.

1. Tentukan nama dan tagline usaha. Nama layaknya sebuah do’a, merupakan hal yang utama ditentukan. Sebab akan mempengaruhi image usaha kita. Pilihlah nama yang mudah diingat, sesuai dengan usaha kita atau yang mengandung inisial nama kita.
Tagline merupakan pesan tersirat tentang usaha kita. Sebuah tagline sebaiknya mengerucut pada pelayanan dan produk yang kita tawarkan.

2. Tuliskan tujuan (goal jangka pendek) usaha. Buatlah tujuan yang SMART. Spesifik, Measurable, Attainable, Realistic, dan Timeable. Semakin rinci tujuan usaha, akan semakin membuat usaha kita semakin terarah. Perbarui tujuan setiap kali terget telah tercapai. Agar usaha kita semakin berkembang.

3. Tentukan Visi dan Misi usaha. Visi adalah tujuan jangka panjang yang ingin kita capai. Sedangkan misi adalah upaya yang mendukung terwujudnya visi yang telah kita buat. Buatlah visi yang menggambarkan usaha kita 5 tahun mendatang. Tentukan langkah yang tepat dalam misi kita mencapai visi usaha tersebut.

4. Pahami produk. Tentukan apa saja keunggulan dan kekurangan produk kita. Tuliskan 10 poin keunggulan dan kekurangan produk. Semakin kita mengenali produk, akan semakin mudah untuk menjualnya.

5. Kenali hambatan dan peluang usaha kita. Sebuah bisnis tentu tak luput dari persaingan. Cari tahu apa saja yang bisa menjadi hambatan dalam usaha kita. Misal, produk pesaing yang sudah lebih dulu dikenal konsumen. Temukan peluang bagi usaha kita. Misal: masih ada calon konsumen yang akan tertarik dengan pilihan produk baru.

6. Lakukan penyempurnaan dalam bisnis. Setelah mengetahui kekurangan, ancaman, dan peluang, lakukan penyempurnaan terhadap bisnis kita. Inilah yang harus terus-menerus kita lakukan untuk mengembangkan bisnis.

7. Tentukan strategi promosi yang tepat. Buatlah target promosi 3 bulanan.

8. Buat perencanaan keuangan perusahaan.

9. Buat identitas perusahaan secara detil, termasuk nomor kontak, dan alamat website usaha.

10. Tuangkan business plan usaha kita dalam slide presentasi agar mudah untuk dipahami. Sertakan identitas usaha kita, gunakan visual yang menarik, dan sertakan hasil riset tentang hambatan dan peluang usaha kita. Semakin kita memahami usaha kita, semakin kita tahu siapa pesaing usaha kita. Bersama tim kita bisa semakin baik bekerjasama mengembangkan bisnis.

Selamat membangun bisnis!

Riovani Dian

KMO 7

Rate this article!
Tags:
author

Author: