Cara Melihat Bakat dan Minat Anak

Sebagai orang  tua sudahkah mengetahui bakat dan minat anak anda?

Orang tua yang mempunyai anak sudah lulus SMA sering kali merasa bingung ketika mengarahkan anaknya yang akan memasuki perguruan tinggi, atau bahkan ada anak yang pindah jurusan ketika menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Semua itu dikarenakan anak belum menemukan bakat dan minat yang benar-benar sesuai dengan dirinya.

Bahkan banyak juga terjadi di negeri ini, orang bekerja tidak sesuai dengan jurusan yang ditempuh ketika kuliah, tetapi mereka merasa nyaman dengan pekerjaannya. Atau sebaliknya mereka sangat terpaksa dengan pekerjaannya hanya karena kebutuhan hidup padahal memiliki hobi lain yang sangat digemari. Sebagian orang lagi akan bertahan tetap tidak bekerja dan tidak mempunyai pekerjaan hanya karena tidak sesuai dengan dirinya.

Mencari minat dan bakat anak ketika anak sudah remaja atau sedang mengenyam pendidikan di SMA bisa disebut fase kritis. Tidak terlambat dari pada tidak peduli sama sekali terhadap minat dan bakat anak. Bagaimanapun anak sangat membutuhkan arahan dari orang tua dalam menentukan pilihan hidupnya.

Agar tidak terjadi seperti peristiwa di atas maka bakat dan minat anak harus diketahui sejak dini. Agar para orang tua dapat mengarahkan anak dalam memililhkan masa depan anak, terutama pada jenjang karirnya.

Berikut ini beberapa cara untuk membantu menemukan minat dan bakat anak :

  1. Membuat catatan khusus bakat dan minat anak

Sebagai orang tua harus memiliki catatan khusus apa saja yang diminati anak dan apa saja yang sekiranya menjadi bakat anak. Karena anak sering berubah-rubah, kadang kala hanya mengikuti teman-temannya saja, sehingga catatan khusus mengenai minat dan bakat sangat diperlukan oleh orang tua.

Catatan tersebut diisikan berbagai minat yang pernah diminati anak dan potensi bakat anak. Dari sekian banyak minat dan potensi bakat anak maka akan terlihat minat dan potensi bakat mana yang paling cocok dan paling lama digemari anak.

  1. Amati hobi anak

Amati setiap hobi yang ditekuni anak, anda akan melihat dalam setiap aktifitas anak ketika menjalani hobi tersebut. Apakah hobi tersebut hanya sekedar kesenangan anak atau anak memang benar-benar berpotensi dalam hobi tersebut. Karena bisa saja anak hanya menyenangi tetapi kurang mampuh dalam menekuninya, sehingga ketika ditemukan hal yang sulit dalam hobi tersebut anak memilih mundur.

  1. Penuhi keinginan anak

Penuhi keinginan anak jika anak ingin mengikuti kursus tertentu atau les terentu. Melalui kegiatan anak mengikuti kursus atau les maka akan terlihat sejauh mana minat anak dan bakat anak dalam menjalani bidang kursus tersebut.

Semoga tiga cara di atas dapat membantu para orang tua menemukan minat dan bakat anak sejak dini.

Rate this article!
Tags: