Bunda, Kenapa Kita Harus Shalat?

Beberapa hari belakangan, di media sosial ramai memperbincangan mengenai agama di Kerajaan Majapahit.

Disebutkan bahwa Kerajaan Majapahit ternyata adalah Kesultanan Islam. Dan nama panglimanya yang kita kenal bernama Gajah Mada, memiliki nama asli Gaj Ahmada.

Terlepas dari kebenaran mengenai hal tersebut, saya jadi teringat mengenai banyak pertanyaan anak mengenai agamanya, terutama mengenai shalat di bulan Ramadhan ini.

Jika anak bertanya, “Kenapa kita harus shalat, Bunda?”

Tentu, sebagai orangtua kita harus menjawab dengan benar, supaya anak memiliki pemahaman yang benar.

Inilah jawaban yang baik untuk anak.

1. Shalat adalah tugas kita sebagai umat muslim.

Jelaskan dengan bahasa sederhana bahwa ibarat pekerjaan rumah yang dikerjakan anak.

Jika anak mengerjakan pekerjaan rumahnya, maka guru akan senang dan lebih menyayangi anak.

Karena shalat adalah tugas dari Allah, maka jika mengerjakannya insya Allah akan semakin disayangi oleh Allah. Dan tentu saja, akan mendapatkan pahala.

2. Shalat adalah bentuk mensyukuri nikmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Nikmat dan rejeki Allah itu bermacam-macam bentuknya. Bisa kesehatan, keselamatan, rasa sayang, rezeki dan lain-lain. Semuanya diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Karena itu kita harus senantiasa bersyukur. Salah satu bentuk bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah dengan shalat.

3. Shalat membuat badan kita tetap sehat.

Menurut penelitian ilmiah, gerakan saat berdiri, ruku’ dan sujud, mampu memperlancar aliran darah dalam tubuh kita.

Seperti olahraga ringan, namun shalat tidak hanya menyehatkan badan melainkan juga menyehatkan hati.

4. Shalat mengajarkan kesabaran.

Ada pepatah, “orang sabar disayang Tuhan.”

Hal inilah yang bisa kita ajarkan ke anak. Mungkin akan datang rasa malas, sedang terburu-buru atau anak sedang asyik main. Maka, shalat membantu anak untuk belajar sabar.

Manfaat sabar banyak sekali. Salah satunya adalah membuat kita lebih tangguh dalam menyelesaikan masalah.

Itulah 4 hal yang dapat kita sampaikan kepada anak jika mereka bertanya mengenai shalat.

Yang terpenting adalah anak menerima contoh yang baik dari orangtuanya. Sehingga orangtua akan lebih mudah mengarahkan anak.

(Ayas Ayuningtias)
#SahurKata #KMO22

Rate this article!
Tags: